LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jadi khatib Salat Idul Adha, Rommy minta KPK jadwalkan ulang pemeriksaan

Arsul mengatakan Rommy tidak memenuhi panggilan KPK karena akan menjadi khatib untuk salat Idul Adha pada Selasa (21/8) di Yogyakarta.

2018-08-20 16:40:33
Romahurmuziy
Advertisement

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan Ketua Umum Romahurmuziy (Rommy) meminta menjadwalkan ulang pemeriksaan sebagai saksi atas kasus suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P 2018. Rommy dijadwalkan menjalani pemeriksaan untuk tersangka Yaya Purnomo.

"Kita minta jadwal ulang," kata Arsul di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Senin (20/8).

Arsul mengatakan Rommy tidak memenuhi panggilan KPK karena akan menjadi khatib untuk salat Idul Adha pada Selasa (21/8) di Yogyakarta.

Advertisement

"Jadi khatib salat Idul Adha. Jadi memang sudah terjadwal. Sudah konfirmasi sampaikan minta di jadwal ulang," ujarnya.

Sebelumnya, Rommy masuk dalam jadwal pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa dalam kasus dugaan suap usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan tahun 2018.

"M. Romahurmuziy, Ketua Umum PPP akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka YP (Yaya Purnomo)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (20/8).

Advertisement

Diduga, pemeriksaan terhadap Romahurmuziy berkaitan dengan penyitaan uang Rp 1,4 miliar dan mobil Toyota Camry. Penyidik menemukan uang Rp 1,4 miliar saat menggeledah kediaman salah satu pengurus PPP di Graha Raya Bintaro, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.

Selain kediaman pengurus PPP, ada dua lokasi lain yang digeledah KPK. Dua lokasi itu yakni rumah dinas anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN dan salah satu apartemen di Kalibata City, yang diduga dihuni oleh tenaga ahli politikus PAN tersebut.

Dalam penggeledahan itu penyidik mengamankan dokumen terkait permohonan anggaran daerah dari penggeledahan tersebut. Satu mobil Toyota Camry ikut disita dari rumah dinas anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PAN itu.

Selain M. Romahurmuziy, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan Bupati Labuhanbatu Utara, Khaerudinsyah Sitorus. Serupa dengan Romahurmuziy, Khaerudin juga akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan mantan pegawai Kemenkeu Yaya Purnomo.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka YP," kata Febri.

Dalam kasus ini KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Yakni anggota DPR Fraksi Demokrat Amin Santono, Yaya Purnomo, Ahmad Ghiast, dan Eka Kamaludin. Ahmad Ghiast dan Eka merupakan pihak swasta.

Mereka diduga melakukan tindak pidana suap terkait usulan Dana Perimbangan Keuangan Daerah pada RAPBN-P Tahun Anggaran 2018. Terkuaknya kasus ini merupakan kerja sama KPK dengan bantuan Inspektorat Bidang Investigasi Kementerian Keuangan.

Baca juga:
Berkas sudah diserahkan ke JPU KPK, Bupati nonaktif Mojokerto segera disidang
Mangkir, Romahurmuziy akan diperiksa usai Idul Adha soal kasus RAPBN-P 2018
Berkas perkara lengkap, Bupati Mojokerto segera jalani sidang
KPK periksa Bupati Labuhanbatu Utara
Dirjen Perimbangan Keuangan penuhi panggilan KPK
KPK jadwalkan periksa Sesmen BUMN terkait suap Dirut PT Jasindo

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.