LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Jadi Kabareskrim, Komjen Anang tak tahu bermuatan politik atau tidak

Dia sendiri malah kaget ketika diberitahu akan menjadi Kabareskrim baru.

2015-09-05 14:57:07
Kabareskrim
Advertisement

Pergantian posisi Kabareskrim dan Kepala BNN menjadi perbincangan publik di tengah gencarnya pengungkapan kasus dugaan korupsi PT Pelindo II. Kuat dugaan ada motif politik dan intervensi di balik pergantian Komjen Budi Waseso dan Komjen Anang Iskandar ini.

Menurut Komjen Anang Iskandar, soal pergantian bermuatan politik ini dirinya sama sekali tidak tahu. Dia sendiri malah kaget ketika diberitahu akan menjadi Kabareskrim baru.

"Saya betul tidak tahu (kalau muatan ada politik atau tidak). Saya lagi di luar negeri jadi pembicara masalah penanganan narkoba lalu ke Fiji bahas masalah narkoba. Saya pulang, saya dikasih tahu dan saya bilang siap," ungkap Anang di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (5/9).

Namun demikian, dia mengaku tidak mempersoalkan pergantian itu. Kata dia, keputusan dia diangkat menjadi Kabareskrim yang baru adalah sebuah amanah yang perlu dijalankan.

"Saya menerima berita itu sebagai amanat, saya tidak mengerti dan tidak paham. Yang saya tahu ini adalah tugas yang saya lakukan. Yang namanya pergantian tidak ada intervensi. Ada aturan hukumnya, ada rel yang mengaturnya," kata dia.

Sementara itu, politisi Golkar Bambang Soesatyo menilai pergantian keduanya terjadi karena adanya intervensi dari pihak tertentu acara kasus korupsi yang tengah ditangani Komjen Budi Waseso agar tak dilanjutkan.

"Kami di DPR tidak mempersoalkan pergantian ini tapi pergantian dengan cara yang tidak biasa. Pergantian dengan cara intervensi, cara ganti itu yang kita sesalkan. Kita Sudah baca transkrip RJ Lino yang telepon menteri dan ada orang penting di negeri ini telepon Kapolri untuk penjelasan. Saya juga dengar kasus Pelindo II minta dihentikan," pungkas dia.

Baca juga:
Komjen Anang: Saya anak tukang cukur yang jadi jenderal
Sudah lapor LHKPN, Komjen Anang Iskandar ngaku punya utang 2 miliar
Apa daruratnya JK sampai telepon Budi Waseso saat obok-obok Pelindo
Menunggu aksi Komjen Anang tuntaskan korupsi di Pelindo
Seskab: Presiden punya diskresi angkat Budi Waseso jadi Kepala BNN

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.