Istana Beberkan Kebijakan Prabowo Selama 130 Hari Kerja, Klaim Banyak Kebijakan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Istana mengklaim kebijakan pemerintah bermanfaat bagi masyarakat dan berpihak kepada dunia usaha.
Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi membeberkan berbagai kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto selama130 hari kerja terhitung sejak 20 Oktober 2024 hingga akhir Februari 2025. Dia mengklaim, kebijakan pemerintah bermanfaat bagi masyarakat dan berpihak kepada dunia usaha.
"Masyarakat menerima manfaat secara langsung dan dunia usaha mendapat peluang berperan besar dalam pembangunan. Kebijakan Presiden Prabowo bermanfaat ganda, menghasilkan dua keuntungan sekaligus," kata Hasan dalam keterangannya, Minggu (16/3).
Hasan menyebut, sekitar empat bulan beberapa Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sudah berjalan. Dia mengatakan, pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di 38 provinsi telah menyediakan asupan nutrisi setiap harinya kepada 2 juta penerima manfaat.
Menurutnya, lebih dari 750 SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah ada terus ditambah untuk mencapai 82,9juta penerima manfaat. Kemudian, Bappenas telah menyatakan MBG dapat menyumbang 0,86 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Beberapa lembaga riset ekonomi memperkirakan tahun 2025, MBG diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan PDB sebesar 0,06 persen atau sebesar Rp14,61 triliun," ucapnya.
Hasan melanjutkan, dampak lain MBG meliputi perputaran ekonomi di desa. Dia menyebut, MBG bakal meningkatkan permintaan bahan baku seperti beras, telur, ikan, dan daging ayam, yang memberikan peluang bagi petani, peternak, dan nelayan lokal untuk meningkatkan produksi mereka.
Selain itu, MBG juga akan menggerakkan sektor jasa seperti katering, logistik, dan transportasi juga akan terdorong karena adanya peningkatan kegiatan ekonomi yang terkait dengan MBG.
"Program MBG akan memberikan peluang ekonomi yang luas bagi UMKM di sektor pangandan makanan, karena mereka akan menjadi pemasok utama untuk program ini," ucapnya.
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Hasan menambahkan, program selanjutnya adalah Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang telah mencatat 527.000 orang terdaftar sebagai calon penerima kado ulang tahun dari negara dengan lebih dari 41.000 pendaftar per hari.
Hasan menuturkan, sebanyak 7.605 puskesmas di seluruh Indonesia telah mulai melaksanakan program ini di 482 kabupaten/kota. Para pengusaha juga dapat melihat sendiri kesungguhan dan ketekunan pemerintah dalam upaya melanjutkan hilirisasi dan pembangunan infrastruktur lainnya lewat efisiensi dan rekonstruksi anggaran APBN dan APBD.
"Presiden Prabowo sudah mengatakan kalau ekonomi Indonesia ingin tumbuh 8 persen atau lebih, maka bangsa ini harus segera keluar dari middle income trap. Hilirisasi sumber daya alam yang strategis adalah peluang terbesar, dimana dukungan para pengusaha juga menjadi sangat strategis," terang Hasan.
Hasan melanjutkan, pemerintah juga mendirikan BPI Danantara untuk optimalisasi pengelolaan triliunan rupiah aset BUMN. Danantara akan membuat Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada investor asing dalam pendanaan proyek strategis itu.
"Presiden sudah mengatakan kalau Danantara yang menyediakan modal hilirisasi, para pengusaha seperti anggota Kadin, harus bersiap gabung dan dukung business plan-nya yang bankable," katanya.
Jutaan Lapangan Kerja
Hasan mengatakan, jika hilirisasi berjalan, maka multiflyer effect-nya adalah penciptaan jutaan lapangan kerja baru. Hilirisasi nikel juga akan menciptakan 180.000 lapangan kerja baru, demikian pula dengan hilirisasi tembaga yang diperkirakan mampu menyerap 150.000 lapangan kerja.
Sedangkan, kata Hasan, hilirisasi bauksit sedikitnya membuka 229.000 lapangan kerja. Menurutnya, di bidang pendidikan, sudah ada pencanangan pembentukan Sekolah Unggulan, Sekolah Rakyat, dan renovasi lebih dari 10 ribu sekolah.
Pun bidang Kesehatan, kata Hasan, dalam dua tahun kedepan kapasitas layanan 66 RSUD akan naik kelas dari tipe D menjadi tipe C serta memiliki sarana dan alat kesehatan yang modern.
"Dapat dipastikan semua quick win, atau PHTC membuka ruang terlibatnya kalangan pengusaha untuk memajukan Indonesia," kata Hasan.
70.000 Koperasi
Selain itu, Hasan melanjutkan, Presiden Prabowo kemudian mencanangkan 70.000 Koperasi Desa Merah Putih untuk mewujudkan Asta Cita, bahwa desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif menciptakan solusi bagi tantangan global.
Dia mengatakan, melalui program ini pemerintah merancang sebuah entitas koperasi modern untuk mengelola berbagai kebutuhan masyarakat desa, mulai dari sembako, kesehatan, simpan pinjam, hingga cold storage bagi nelayan dan logistik.
"Koperasi betul-betul hadir sebagai motor penggerak ekonomi desa. Tapi koperasi desadalam mengembangkan usahanya, pasti butuh dunia usaha, baik itu untuk pendampingan ataupun sebagai mitra," katanya.
Hasan percaya, Indonesia saat ini cahaya di tengah kegelapan dunia layaknya Eropa Barat, EropaTimur, Amerika, Timur Tengah yang sedang dilanda krisis multidimensi. Tak hanya itu, persekutuan dengan Amerika Serikat juga berubah drastis menjadi perang tarif yang hanya akan mengundang lebih banyak retaliasi atau aksi balas.
"Presiden Prabowo menjelaskan mengapa Indonesia bisa dikatakan sebagai good news atau hope bearer of the world, karena Indonesia netral berteman dengan semua. Di dalamnegeri, politik Indonesia stabil berkat terjaganya kerukunan. Pertumbuhan ekonomi kitamenjadi salah satu yang stabil dan tumbuh dengan solid di dunia," ucapnya.
"Tetap di Indonesia saja, cintai Ibu Pertiwi untuk kita bawa bersama menuju masa depan cerah, terang benderang, Indonesia yang makmur untuk semua," pungkasnya.