Ini penjelasan Polisi soal beredarnya foto 141 gay saat digerebek
Polres Metro Jakarta Utara menyebarkan foto telanjang pesta seks gay ketika melakukan penggerebekan di Gym Atlantis, Kelapa Gading. Apalagi dalam penggerebekan itu kepolisian mengamankan 141 pengunjung.
Polres Metro Jakarta Utara menyebarkan foto telanjang pesta seks gay ketika melakukan penggerebekan di Gym Atlantis, Kelapa Gading. Apalagi dalam penggerebekan itu kepolisian mengamankan 141 pengunjung.
"Iya, kami tidak pernah mau untuk memviralkan foto-foto bugil itu. Enggak ada, enggak ada itu penyebaran foto bugil," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Nasriadi di Jakarta, Selasa (23/5).
Hal tersebut sekaligus klarifikasi banyaknya foto bugil beredar ketika penangkapan. Adapun pihak lakukan protes merupakan para aktivis HAM. Mereka merasa polisi telah menyebarluaskan foto bugil pesta seks gay kepada masyarakat.
Pihaknya tidak akan mempermasalahkan banyaknya protes dari masyarakat mengenai penangkapan 141 orang pencinta sesama jenis dinilai melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Karena adanya sebuah protes dari masyarakat itu sebagai hal biasa dalam penegakan sebuah hukum.
"Apapun tindakan hukum pasti ada, toh contohnya kalau saya menangkap pencuri, terus siapa yang tidak senang kalau saya menangkap pencuri? Yang pasti ya keluarganya dia (pencuri) kan," ujarnya. "Kita menggunakan hukum, kita mendapatkan legitimasi dukungan masyarakat enggak," tambahnya.
Baca juga:
Gurih bisnis pesta seks gay di Atlantis
Gym Atlantis bisa raup ratusan juta selama gelar pesta seks gay
Cerita dari lantai 2 dan 3 tempat gay pesta seks
Polisi pastikan 126 Peserta seks gay siap dipanggil sewaktu-waktu
Polisi tegaskan tak ada kekerasan saat penangkapan gay di Jakut
Foto bugil gay Kelapa Gading tersebar, anggota DPR sentil Kapolri