Ini kata Aher usai temui Jokowi terkait nasib proyek Hambalang
Aher memprediksi bakal tetap dijadikan sarana olahraga.
Nasib bangunan wisma atlet Hambalang, Bogor masih belum jelas usai pembangunannya terhenti akibat praktik korupsi. Saat ini Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan melakukan audit teknik yang dilakukan tim ahli.
Hal itu disampaikan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, di Bandung, Kamis (31/3). Aher, sapaan akrabnya, baru saja bertemu Presiden Joko Widodo bersama Bupati Kabupaten Bogor Nurhayati di Istana Negara, Rabu (30/3) malam kemarin.
"Kemarin datang diminta menghadiri saja. Ibu Bupati Bogor yang bicara, jadi gubernur mendampingi bupati," katanya.
Hasil rapat memutuskan bahwa proyek yang semula untuk pusat pelatihan dan sekolah atlet itu harus melalui audit teknik terhadap proyek. "Hambalang pada dasarnya kalau audit tekniknya memungkinkan didayagunakan ke depan, aset negara ini dapat dilanjutkan," ucapnya.
Dia mengaku, rapat belum memutuskan nasib Hambalang yang menelan biaya pembangunan hingga triliunan rupiah. Namun, dia memprediksi bakal tetap dijadikan sarana olahraga.
"Belum ada (mau jadi apa). Akan digunakan kepentingan negara mungkin olahraga atau non olahraga. Tapi akan digunakan, jika hasil audit teknis benar aman dilanjutkan," paparnya.
Agar hasil audit teknis pasti maka pengerjaannya dilakukan oleh pakar ITB dan, UGM. Menurutnya, Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono tampaknya mencari jalan yang aman dalam mempercayakan proses auditnya.
"Audit teknik dilakukan orang hebat para profesor ahli di bidang keteknikan. Saking pak menteri ingin aman hasilnya," ujarnya.
Aher mengaku tidak memberikan usulan apapun terkait penggunaan Hambalang ke depan. "Jangan ada pendapat saya soal (peruntukan) mah," tandasnya.
Baca juga:
Kemenpora usul pemanfaatan teknologi atasi kontur labil Hambalang
Pimpinan KPK pesan tim kajian Hambalang tak ulangi kesalahan
KPK belum temukan bukti baru mega korupsi Hambalang
Jokowi tunggu audit BPK dan kajian hukum Jaksa Agung soal Hambalang
Ini 4 fakta yang ditemukan Kementerian PU saat kaji Hambalang