Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kemenpora usul pemanfaatan teknologi atasi kontur labil Hambalang

Kemenpora usul pemanfaatan teknologi atasi kontur labil Hambalang hambalang. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kemenpora bertemu dengan pimpinan KPK untuk membahas mega proyek Hambalang, Kabupaten Bogor. Dalam pertemuan itu, pimpinan KPK sempat bertanya tentang kontur tanah labil apakah pembangunan Pusat Pelatihan dan Pendidikan Sarana Olahraga Nasional (P3SON) itu masih bisa dilanjutkan atau tidak.

Deputi V Kemenpora, Gatot Dewa Broto, persoalan itu sebenarnya bisa diatasi dengan memanfaatkan teknologi.

"Teknologi memungkinkan untuk bisa mengatasi masalah itu tapi kami masih menunggu hasil kajian dari tim," kata Dewa di Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/3).

Diakuinya, saat ini sudah terbentuk dua tim guna mengkaji nasib kelanjutan proyek Hambalang. Tim pertama terdiri dari tim independen yang beranggotakan peneliti dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Gadja Mada. Sedangkan tim kedua terdiri dari tim internal gabungan dari Kemenpora, KemenPUPR, Kemenkeu, dan BPKP.

Pembentukan tim tersebut berdasarkan SK KemenPUPR pertanggal 21 Maret dengan masa kerja tim pengkaji adalah satu bulan kedepan.

Dalam pertemuan itu, lanjut dia, tidak ada yang menyinggung nilai anggaran yang akan digelontorkan untuk kelanjutan proyek tersebut. Menurutnya, anggaran baru bisa ditentukan setelah ada keputusan Presiden saat rapat terbatas nanti.

"Kami belum bahas masalah itu, yang jelas kami tunggu arahan dari Presiden saat ratas nanti," pungkasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP