LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ini 19 Titik Pemeriksaan Kendaraan selama PSBB di Bandung

Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan 19 titik pemeriksaan kendaraan selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Rinciannya, sebanyak tiga zona besar menjadi fokus titik pemeriksaan terkait pelaksanaan PSBB. Zona pertama, Pemerintah Kota Bandung akan berfokus di dalam kota.

2020-04-22 13:37:27
PSBB
Advertisement

Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan 19 titik pemeriksaan kendaraan selama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Rinciannya, sebanyak tiga zona besar menjadi fokus titik pemeriksaan terkait pelaksanaan PSBB. Zona pertama, Pemerintah Kota Bandung akan berfokus di dalam kota.

Di zona satu ini antara titik pemeriksaan di antaranya adalah Stasiun Bandung, Bandara Husein Sastranegara, Terminal Leuwi Panjang, Terminal Cicaheum, Jalan Asia Afrika, Jalan Ir. H. Djuanda, Jalan Merdeka, Jalan Diponegoro, Jalan Braga dan Jalan Purnawarman.

Sementara di zona kedua, pemeriksaan akan diberlakukan di lima pintu gerbang tol. Kelima gerbang tol yaitu Gerbang Tol Buahbatu, Moch. Toha, Kopo, Pasirkoja, dan Pasteur.

Advertisement

Adapun zona ketiga meliputi perbatasan wilayah Kota Bandung. Ada empat titik pemeriksaan yaitu di kawasan Setiabudhi, Cibeureum, Bundaran Cibiru, dan jembatan Derwati.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyatakan Pemkot Bandung meminta kepada petugas di titik pemeriksaan tetap bertindak tegas selama pelaksanaan PSBB. Hal itu berkaca pada penerapan PSBB di DKI Jakarta terutamanya dalam penegakan kedisiplinan.

"Saya minta kalau ada warga yang mau masuk ke Kota Bandung tanpa masker atau sarung tangan untuk pengendara, kita tolak. Soalnya dia belum sadar, masker bukan untuk dia sendiri tapi buat orang lain. Karena menghindari dia tertular atau bahkan menulari orang lain," ujar Yana, Selasa (21/4).

Advertisement

Menurut Yana, waktu 14 hari bisa menjadi efektif untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Karenanya, pelaksanaan PSBB ditetapkan selama 14 hari.

"Sekarang semakin banyak orang tanpa gejala, itu semakin bahaya karena kita juga tidak pernah tahu orang itu positif atau tidak," ujarnya.

Yana juga berharap, PSBB di Kota bandung hanya berlangsung 14 hari. Namun apabila masyarakat kurang berdisiplin dan penyebaran terus menunjukan peningkatan, maka PSBB berpeluang diperpanjang.

"Saya mohon humanis tapi tegas. Karena kalau sampai hari ke-13 ada orang nyeleneh justru menulari, itu PSBB harus diperpanjang. Makanya ini mari sama-sama serempak jangan sampai diperpanjang," katanya.

Baca juga:
Presiden Minta Dievaluasi, Penerapan PSBB Tak Berjalan Efektif?
Nekat Nongkrong saat PSBB, 24 Orang Disanksi Push Up
Anies Baswedan Teken Keputusan Gubernur Terkait Bansos Selama PSBB
Pemerintah Disarankan Lakukan Hal-Hal Ini Agar Larangan Mudik Jadi Efektif
Pemprov DKI Berencana Perpanjang Masa PSBB
Ridwan Kamil Sebut Industri di Wilayah PSBB Bisa Beroperasi Tapi Ada Syaratnya

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.