LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Indonesia disebut butuh dua badan intelijen seperti CIA dan FBI

Satu badan mengurusi luar negeri, yang satunya untuk dalam negeri.

2015-07-30 13:28:38
Badan Intelijen Negara
Advertisement

Pengamat militer Kenneth J Conboy menilai Indonesia, sebagai sebuah negara dengan latar geografis yang luas harus mempunyai badan intelijen negara ganda, yakni satu untuk luar negeri dan satu untuk dalam negeri. Kata dia, jika ini terwujud maka bangsa ini akan semakin kuat ke depan.

"Sebaiknya ada dua, satu di luar satu di dalam. Seperti AS, ada dua yakni FBI dan CIA. CIA untuk luar negeri dan FBI itu seperti polisi dalam Kota. Meskipun FBI juga tangani di luar tapi sudah jelas tugas mereka dalam dan luar negeri," ujar pengamat asal Australia yang kerap dispa Ken ini.

Hal itu dia sampaikan dalam acara bedah buku karya Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dengan judul 'Intelijen Negara: mengawal transformasi Indonesia menuju demokrasi yang terkonsolidasi' di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis (30/7).

Sementara itu pengamat politik Tjipta Lesmana yang hadir dalam diskusi itu menegaskan, untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang kuat mesti didukung oleh badan intelijen yang kuat pula.

"Tidak ada satu pun negara kuat tanpa intelijennya kuat. Negara kuat karena intelijen kuat. Lihat Singapura kecil Tapi kuat. Lihat Israel, dikelilingi negara Arab tapi apa mereka kuat sekali. Intelijen seluruh dunia pun belajar sama Mossad," ujar dia.

Ketika ditanya apa perlu DPR merevisi UU intelijen untuk melengkapi agen intelijen Indonesia dengan alat kelengkapan untuk menangkap orang, Cipta menegaskan jika hal mesti dilihat dari gawatnya situasi keamanan di Indonesia.

"Tergantung, kalau masih banyak bom yang meledak. Kalau ke depan banyak bom yang meledak kita akan dukung DPR revisi UU intelijen," tandas Tjipta.

Baca juga:
Sutiyoso sebut ada yang manfaatkan rusuh Tolikara buat serang Jokowi
Salah ketik kepanjangan BIN, PDIP sarankan Mensesneg belajar lagi

Jangan lewatkan:
Tingkatkan kemampuan, Brimob minta dilatih pasukan elite TNI
Plus minus jika Brimob dilatih pasukan elite TNI
Misi kemanusiaan pasukan Garuda obati penyakit warga Darfur
Kapendam Cenderawasih: Musala tidak dibakar tapi terbakar
Ini SCAR, senapan serbu canggih rancangan perwira Kopassus

Advertisement
(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.