Imparsial sebut hukuman mati turunkan tingkat kejahatan cuma mitos
Imparsial sebut hukuman mati turunkan tingkat kejahatan cuma mitos. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Imparsial dan juga data rilis yang dikeluarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) pasca eksekusi mati tahun 2015, jumlah pengguna narkoba justru meningkat.
Hukuman mati hingga saat ini masih terus dilangsungkan untuk menghukum para pelaku kejahatan luar biasa seperti bandar narkoba dan terorisme. Menurut Niccolo Attar peneliti dari Imparsial, hukuman mati tidak bisa menjadi efek jera serta menurunkan tingkat kejahatan.
"Kita membandingkan data kejahatan narkoba tidak ada efek jeranya untuk hukuman mati. Dan tidak menyasar pada pengedar narkoba," kata Niccolo dalam sebuah diskusi, di Sekretariat Imparsial, Jalan Tebet Dalam IVJ Nomor 5B, Jakarta Selatan, Minggu (9/4).
Dalam penelitian yang dilakukan oleh Imparsial dan juga data rilis yang dikeluarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) pasca eksekusi mati tahun 2015, jumlah pengguna narkoba justru meningkat. Adanya rilis dari BNN ini, menurut Niccolo, semakin memperjelas bahwa hukuman mati untuk memberantas narkoba ini bagaikan mitos saja.
"Intinya hukuman mati hanya sebagai mitos saja seolah-olah kita datang ke zaman dahulu kita mengorbankan darah. Dan ini terjadi di pemerintahan Jokowi," ujarnnya.
Dia menyarakan, pemerintah untuk melakukan evaluasi terkait berbagai hukuman mati yang ada di Indonesia. Jangan sampai nyawa manusia terlihat murah sekali.
"Pemerintah harus sungguh-sungguh mengevaluasi jangan sampai nyawa manusia itu terlihat murah sekali," ucapnya.
Baca juga:
Hampir disetujui, hukuman mati hanya akan jadi alternatif
Bawa 85 Kg sabu & 50 ribu ekstasi, Jupriatin terancam hukuman mati
Lawan Barat, Erdogan minta parlemen setuju hukuman mati diberlakukan
Napi pindah ke Nusakambangan, Jaksa Agung bantah akan eksekusi mati
Kejagung bantah segera lakukan eksekusi mati tahap empat
79 Narapidana dari berbagai Lapas dipindah ke Nusakambangan
Jaksa Agung tak bisa pastikan hukuman mati kasus narkoba tahun ini