Imigrasi Bandara Soetta amankan 4 WNA Maroko diduga akan jadi PSK
Imigrasi Bandara Soetta amankan 4 WNA Maroko diduga akan jadi PSK. WNA asal Maroko diamankan lantaran tak memiliki tujuan jelas saat tiba di Indonesia. Mereka tak memiliki reservasi hotel selama di Indonesia dan tidak mempunyai biaya hidup.
Empat orang warga Negara asing (WNA) dari Maroko, diamankan petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Jumat (4/11/2016) malam. Keempat wanita tersebut diduga akan dijadikan pekerja seks komersial (PSK).
Menurut Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Alif Suadi, kecurigaan tersebut berawal karena perempuan yang masih terbilang muda itu tidak memiliki tujuan mau ke mana setelah sampai di Indonesia. Mereka yang diamankan di antaranya berinisial LR (24), CN (27), AM (25), dan EA (23). Mereka terbang ke Indonesia menumpangi pesawat Etihad dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab," ujar Alif Suadi, Sabtu (5/11/2016).
Dia menjelaskan, para WNA asal Maroko ini diamankan lantaran tidak memiliki tujuan yang jelas saat tiba di Indonesia. Mereka tidak memiliki reservasi hotel selama tinggal di Indonesia.
"Bahkan mereka juga tidak mempunyai biaya hidup selama tinggal di sini. Dikhawatirkan menjadi PSK," ucapnya.
Meski empat wanita tersebut belum ada bukti melakukan tindak pidana, Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta tetap melarang keempat perempuan ini berada di dalam Negeri. "Mereka kami pulangkan dengan menumpangi pesawat Ettihad EY 475 kembali menuju Abu Dhabi. Mereka kita pulangkan malam," terangnya.
Baca juga:
DJ seksi Katty Butterfly dideportasi ke Thailand
Dagang modal visa kunjungan, 2 WN China di Makassar diciduk petugas
Saat diciduk imigrasi, DJ Butterfly usai rayakan ulang tahun ke-28
Penyalahgunaan visa, DJ Butterfly terancam dideportasi
Usai tampil di diskotek, DJ seksi Butterfly diciduk imigrasi
Ditjen Imigrasi ciduk 2.698 WNA ilegal, paling banyak dari China
Tim pemantau orang asing gelar razia di Purbalingga