Imbas Tanah Gerak, 9 Bangunan Sekolah di Pacitan Retak
Diduga imbas dari kemarau panjang, tanah di Pacitan, Jawa Timur mengalami pergerakan. Dampaknya, sembilan bangunan sekolah di sana mengalami keretakan.
Diduga imbas dari kemarau panjang, tanah di Pacitan, Jawa Timur mengalami pergerakan. Dampaknya, sembilan bangunan sekolah di sana mengalami keretakan.
Sembilan sekolah yang terimbas tanah retak itu antara lain delapan sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan, dan satu sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Bahkan beberapa bangunan harus dikosongkan lantaran membahayakan siswa dan pengajar.
"Usai imbas bencana lalu kita selalu melakukan update pendataan sekolah yang rusak dan di musim kemarau lalu, kita temukan baru," ujar Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan, Wahyono, Senin (30/12).
Dia menyebutkan sembilan sekolah yang rusak itu tersebar di beberapa kecamatan. Sekolah itu merata dari tingkat SD hingga SMP. Dia mencontohkan seperti SMPN 1 Tegalombo yang mengalami pecah lantai memanjang.
Kemudian SMPN 1 Pringkuku dengan dinding dan lantai retak, hingga ruang kelas di SDN Pagerkidul, yang dikosongkan lantaran berbahaya.
"Beberapa dari hasil tinjau lapangan kita dan ada juga sekolah yang melaporkan kondisi tersebut ke kami (dindik)," terangnya.
Dia menambahkan, ke delapan sekolah di bawah naungannya tersebut bakal diperbaiki tahun depan. Dia berharap, Januari mendatang proses lelang perbaikan ke seluruh sekolah bakal mulai dikerjakan. Hingga proses rehab berjalan cepat dan tak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) sekolah.
"Akhir November kemarin sudah ada survei termasuk dari provinsi, semoga cepat ditangani imbas rekahan tanah tersebut," pungkasnya.
Baca juga:
Membayar Mahal Demi Lindungi Rumah dari Penurunan Tanah
Rumah Rawan Ambruk Karena Pergerakan Tanah, 9 Warga di Garut Dievakuasi
BPPT Sebut Rumah Retak di Tangsel Tanda Awal Pergerakan Tanah
Pergerakan Tanah di Tangerang Bikin 6 Rumah Warga Rusak
10 Wilayah di Jakarta Berpotensi Mengalami Pergerakan Tanah
Tanah Jakarta Turun 1 Meter dalam Setahun, Air Laut Menyusup Dekati Monas