Imam Masjidil Haram Puji Rombongan Jemaah Haji Indonesia Tawadhu dan Suka Menolong
Imam Masjidil Haram, Syeikh DR Hassan Bin Abdul Hamid Al Bukhari, mendoakan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan baik dan lancar.
Imam Masjidil Haram, Syeikh DR Hassan Bin Abdul Hamid Al Bukhari, menyebut jemaah Indonesia sebagai rombongan yang terpuji, lembut, dan tawadhu atau rendah hati. Menurutnya, kelembutan dan kerendahdirian jemaah Indonesia juga terlihat dari sikap suka saling membantu dan menolong.
"Saya melihat bahwa jamaah haji Indonesia itu adalah rombongan yang terpuji. Orangnya lembut-lembut dan tawadhu (rendah hati). Ini sangat menyenangkan di hati orang Muslim di manapun," kata Syeikh DR Hassan Bin Abdul Hamid Al Bukhari kepada Tim Media Center Haji Indonesia di Umm Al Qura University Mekkah. Demikian dikutip dari Antara, Senin (22/7).
Selain itu, ia juga menilai jemaah Indonesia terlihat tertib dan hal ini dianggapnya merupakan anugerah dari Allah. Hal itu menjadi budaya bagi jemaah haji Indonesia.
"Saya juga melihat mereka punya kedisiplinan yang tinggi walaupun Indonesia itu jemaah hajinya paling banyak di dunia, tidak menjadikan itu penghalang untuk mereka selalu disiplin. Jumlah mereka besar, tertib," kata Dekan Ma’had Lughoh Arrabiyah Umm Al Qura University Mekkah itu.
"Kami berharap terus mudah-mudahan kondisi ini bisa dipertahankan dan bisa ditingkatkan agar lebih baik," katanya.
Pada kesempatan itu, ia mendoakan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan baik dan lancar.
"Ya Allah, dengan kemurahan-Mu jadikanlah semua haji, haji dari Indonesia maupun haji dari belahan negara Muslim di dunia, telah datang kewajiban haji bagi kalian semoga Allah memberikan kemudahan bagi urusan kalian para haji dan Allah menerima ibadah kalian," doanya.
Baca juga:
YLKI: Pemerintah Mesti Hentikan Penjualan Kartu Perdana Operator asal Arab
ISPA Jadi Penyakit Utama Calhaj di Mekkah
Permudah Jemaah Haji, Replika Pesawat Perlu Dibuat di Asrama Haji Solo
YLKI Minta Pemerintah Larang Penjualan Kartu Perdana Arab Saudi ke Calon Jemaah Haji
19 Tahun Menabung, Tukang Pijat Keliling Akhirnya Berangkat Haji
Perjuangan Penjual Nasi Uduk di Karawang Hingga Bisa Naik Haji
Pemerintah Dinilai Kecolongan, Operator Asing Bisa Jual SIM Card Haji