Identifikasi korban Lion Air: Gigi dan sidik jari tak ditemukan
"Kita paham bahwa proses identifikasi primer itu ada tiga yakni sidik jadi, rekam gigi dan DNA. Gigi tidak kita temukan, sidik jari belum kita temukan. Jadi yang paling mungkin melalui metode DNA," ucap dia dalam keterangan pers, Selasa (30/10).
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri tengah mengindetifikasi jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 610. Terdapat 24 kantong jenazah yang diserahkan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri, Brigjen Arthur Tampi menjelaskan, proses identifikasi yang dilakukan dengan mencocokkan DNA korban dan keluarganya. Dia menilai, cara itulah paling tepat. Mengingat, beberapa jenazah yang ditemukan kondisinya sudah tidak utuh.
"Kita paham bahwa proses identifikasi primer itu ada tiga yakni sidik jadi, rekam gigi dan DNA. Gigi tidak kita temukan, sidik jari belum kita temukan. Jadi yang paling mungkin melalui metode DNA," ucap dia dalam keterangan pers, Selasa (30/10).
Karenanya, Arthur mengharapkan, keluarga yang datang ke RS Polri harus yang memiliki hubungan darah. Baik itu, Ibu dan Bapaknya, kakaknya, adiknya, atau anaknya. Hal itu untuk mempermudah proses identifikasi.
"Yang datang memang kadang-kadang bukan dari garis keturunannya makanya kita minta yang datang dari garis keturunannya," ujar dia.
Sejauh ini, pihaknya telah menerima sekitar 70-an data DNA keluarga korban. Disebutkanya, satu profil DNA memerlukan waktu 4 hari 24 jam untuk dapat menemukan identitasnya.
"Datanya kita dapatkan dari profile DNA keluarga yang datang. Kita temukan kita paling cepat untuk mengidentifikasi yang sudah ada itu paling sekitar 4-8 hari ke depan," tandas dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Lima pelukan Indah sebelum calon suami terbang naik Lion Air JT610
Crisis Center kecelakaan Lion Air dipusatkan di 3 tempat
Kemenkeu siapkan tunjangan bagi 21 keluarga korban kecelakaan Lion Air JT 610
Pencarian hari kedua Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang
Arus bawah laut deras, pencarian Lion Air JT 610 diperluas hingga radius 2 km
Basarnas: Tak ada kendala evakuasi Lion Air JT610, hanya soal waktu
Keluarga korban Lion Air JT 610 diarahkan ke pusat krisis di Jakarta