LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Idealnya hakim konstitusi bukan dari kalangan politisi

Proses seleksi pencalonan hakim konstitusi lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang. Seorang hakim konstitusi idealnya berasal dari kalangan akademisi bukan politisi. Seorang hakim konstitusi haruslah seorang negarawan.

2017-01-26 19:01:51
KPK tangkap Patrialis Akbar
Advertisement

Wajah Mahkamah Konstitusi kembali tercoreng kasus dugaan suap setelah hakim konstitusi Patrialis Akbar tertangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelum Patrialis, mantan Ketua MK Akil Muchtar juga pernah terjerat kasus sama di KPK.

Berangkat dari kasus-kasus itu, Ketua dewan etik Mahkamah Konstitusi (MK), Abdul Mukhtie meminta proses seleksi pencalonan hakim konstitusi lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang. Seorang hakim konstitusi idealnya berasal dari kalangan akademisi bukan politisi.

"Idealnya hakim konstitusi periode pertama dari mayoritas orang perguruan tinggi tapi sekarang bergeser pada politik," ujar Abdul di Mahkamah Konstitusi, Kamis (26/1).

Advertisement

Abdul menuturkan, menjabat hakim konstitusi bukanlah hal mudah. Tanggung jawab yang besar dalam kepentingan publik menjadi landasan seorang hakim konstitusi harus berjiwa negarawan.

Hal pokok yang perlu dimiliki hakim konstitusi adalah menguasai secara matang tentang konstitusi. "Pola seleksi hakim konstitusi dari tiga elemen tadi (Pemerintah, DPR, Mahkamah Agung) soalnya jadi hakim itu berat harus yang negarawan. Kalau negarawan itu sifatnya untuk kepentingan publik dan mempunyai integritas harus menguasai betul betul paham konstitusi dan adil," ucapnya.

Pernyataan Abdul ini menyikapi buntut atas penangkapan Hakim Konstitusi, Patrialis Akbar oleh KPK. Nasib Patrialis di MK tinggal menunggu hasil dari dewan etik dan majelis kehormatan, jenis pelanggaran apa yang dilakukan hakim kader PAN itu.

Advertisement

Baca juga:
Patrialis Akbar diciduk KPK menunjukkan kualifikasi hakim MK rendah
Di Mahkamah Konstitusi, Patrialis bermasalah dan sering diperiksa
Kakak sebut Patrialis Akbar sedang bangun pesantren di Puncak
Dewan Etik rapat tertutup tentukan nasib Patrialis Akbar di MK
Terjaring OTT KPK, begini suasana rumah Patrialis Akbar
Kasus Patrialis, hakim MK siap diperiksa KPK tanpa izin presiden
Ketua MK tak segan minta presiden pecat Patrialis secara tak hormat

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.