ICW raih 2015 Honourable Mention dari University of British Columbia
Sebelum menjadi finalis, ICW berkompetisi dengan 146 individu/organisasi dari 53 negara di dunia.
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendapat pengakuan internasional atas sikapnya melawan korupsi di Indonesia. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) ini dinominasikan untuk meraih penghargaan Allard Prize for International Integrity.
Dalam siaran pers ICW yang diterima merdeka.com, Senin (5/10), selain ICW yang mewakili Indonesia, terdapat tiga finalis lainnya yakni John Githongo (Kenya), Rafael Marques De Morais (Angola) dan Sergei Magnitsky (Rusia). Sebelum menjadi finalis, ICW berkompetisi dengan 146 individu/organisasi dari 53 negara di dunia.
"Penghargaan ini menunjukkan komitmen turun-temurun dari sekolah tinggi hukum ini terhadap hak asasi manusia, dan komitmennya untuk membuat perubahan nyata di dunia. Kami sangat berterima kasih atas kemurahan hati Peter Allard yang telah merealisasikan penghargaan ini," kata Dekan Fakultas Hukum University of Columbia, Catherine Dauvergne.
Namun, penghargaan tersebut jatuh kepada John Githongo (Kenya) dan Rafael Marques De Morais (Angola). Kedua orang itu dianggap memiliki dedikasi terhadap perjuangan antikorupsi di negaranya masing-masing.
Meski demikian, ICW tetap mendapatkan '2015 Honourable Mention' dan berhak atas hadiah sebesar 10.000 CAD (Rp 106 juta). Penyerahannya dilaksanakan di Auditorium Peter A Allard School of Law, University of British Columbia, Vancouver Canada pada 1 Oktober 2015. Dalam acara itu ICW diwakili Sely Martini.
Allard Prize for International Integrity merupakan sebuah ajang internasional untuk memberikan penghargaan bagi individu/lembaga yang dianggap memiliki kepemimpinan, keberanian dan dedikasi dalam melawan korupsi, khususnya untuk mendorong transparansi, akuntabilitas dan penegakan hukum. Pemilihan para pemenang ditentukan oleh jurnalis, aktivis dan kelompok advokasi internasional.
Baca juga:
Kejagung ngeluh kurang personel dikritik ICW tak becus usut korupsi
ICW minta kejaksaan buka informasi terkait penanganan kasus korupsi
Koordinasi pemberantasan kasus korupsi, ICW sambangi Bareskrim Polri
ICW desak KPU & Bawaslu batalkan calon pilkada berstatus narapidana
Pertamina bantah ambil untung Rp 30.000/tabung gas 12 kg