Hipmi Institute Sulsel Gandeng Kampus, Cetak Pengusaha Muda Sulsel Berdaya Saing Global
Hipmi Institute Sulsel berkomitmen kuat menggandeng kampus-kampus di Sulawesi Selatan untuk mencetak pengusaha muda Sulsel yang inovatif dan siap membuka lapangan kerja, bukan sekadar mencari pekerjaan.
Hipmi Institute Sulawesi Selatan (Sulsel) meluncurkan inisiatif strategis dengan menggandeng berbagai kampus di daerah tersebut. Langkah ini bertujuan untuk menumbuhkan generasi pengusaha muda dari kalangan mahasiswa. Inisiatif ini diharapkan mampu membangun jejaring bisnis yang kuat bagi para lulusan perguruan tinggi di masa depan.
Ketua Hipmi Institute Sulsel, Muhammad Yusuf Sirajuddin, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memotivasi mahasiswa agar setelah lulus, mereka tidak hanya mencari pekerjaan. Sebaliknya, mereka didorong untuk menciptakan lapangan kerja sendiri, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi regional. Program ini menjadi fokus utama setelah pelantikan pengurus baru.
Pelantikan 113 pengurus Hipmi Institute Sulsel yang berlangsung di Hotel MaxOne Makassar pada Sabtu (2/5) malam menandai komitmen kuat organisasi. Mereka bertekad membangun ekosistem kewirausahaan yang terstruktur, relevan, dan berkelanjutan bagi generasi muda di Sulawesi Selatan.
Kolaborasi Strategis Ciptakan Ekosistem Kewirausahaan
Hipmi Institute Sulsel telah merancang program khusus bagi universitas-universitas di wilayahnya. Program ini bertujuan memberikan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi kewirausahaan sejak dini. "Ada program kami buat untuk universitas-universitas, bagaimana kita memberikan wadah buat mahasiswa, bisa dimotivasi ketika dia lulus dari kampusnya, lulus kuliahnya, bukan berpikir bagaimana mendapatkan pekerjaan, tapi bagaimana membuka pekerjaan," ujar Muhammad Yusuf Sirajuddin di Makassar, Minggu.
Komitmen ini diperkuat melalui langkah-langkah strategis, baik formal maupun informal. Salah satu bentuk kolaborasi formal adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Muhammadiyah Makassar. Ini menjadi bukti nyata keseriusan Hipmi Institute dalam mengintegrasikan pendidikan dan praktik bisnis.
Tujuan utama dari inisiatif ini adalah menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan pengusaha muda Sulsel. Yusuf menekankan bahwa tim dan pengurus Hipmi Institute Sulsel memiliki keahlian dan pengalaman luar biasa di berbagai bidang. Mereka terdiri dari praktisi dan pelaku bisnis yang siap membimbing para calon wirausahawan.
'Skill Up Founder, Scale Up Bisnis': Visi Pengembangan Pengusaha Muda
Hipmi Institute Sulsel mengusung tagline inspiratif, 'Skill up founder, Scale up bisnis'. Tagline ini mencerminkan fokus organisasi pada peningkatan keterampilan para pendiri usaha agar bisnis mereka dapat tumbuh secara signifikan. Visi dan misi Hipmi Institute disederhanakan melalui pendekatan ini, memastikan pengembangan yang holistik.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Hipmi Institute berencana membangun sebuah 'institut hub' fisik. Hub ini akan menjadi pusat pembinaan bagi pengusaha muda dengan kurikulum yang terstruktur dan relevan. "Kita mampu membangun sebuah ekosistem yang diwadahi dengan adanya hub. Jadi, kami akan membangun fisik, bukan hanya program. Tapi kita akan punya institut hub, di mana di sana lahir pengusaha muda yang kami bina dengan kurikulum yang akan disusun," jelas Yusuf.
Program-program yang ditawarkan akan bervariasi, dimulai dari kelas gratis untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas. Selanjutnya, akan ada pelatihan intensif dan eksklusif yang lebih profesional. Pendekatan ini memastikan bahwa materi yang disampaikan tidak hanya berasal dari pemateri lokal, tetapi juga dari pakar nasional.
Hipmi Institute Sulsel sebagai Hub Kawasan Timur Indonesia
Ketua DPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Institute, Rizkha Gita Miranti, memberikan apresiasi tinggi kepada Hipmi Institute Sulawesi Selatan. Organisasi ini dinilai sebagai Hub Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang krusial. Peran ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengusaha muda di wilayah tersebut.
Rizkha menyatakan, "Alhamdulillah pelantikan pengurus Hipmi Institute di Sulsel ini berkomitmen meningkatkan SDM pelaku usaha di KTI". Pelantikan pengurus periode 2026-2028 ini menjadi momentum penting. Hal ini memperkuat posisi Hipmi Institute sebagai pusat pengembangan SDM, khususnya bagi pengusaha muda di KTI.
Posisi strategis Sulawesi Selatan menjadikan Hipmi Institute Sulsel sangat potensial. Organisasi ini diyakini mampu menjadi pusat pengembangan kapasitas, jejaring, dan inovasi bagi pengusaha muda di seluruh Kawasan Timur Indonesia. Ini adalah langkah maju dalam memajukan kewirausahaan di tingkat regional dan nasional.
Sumber: AntaraNews