Heru Winarko jadi KaBNN, KPK gelar seleksi terbuka calon Deputi Penindakan
Heru Winarko jadi KaBNN, KPK gelar seleksi terbuka calon Deputi Penindakan. Febri tak menyebutkan secara spesifik dari kalangan mana saja pihak eksternal ini. Namun ia memastikan salah satu syaratnya ialah mereka yang telah teruji integritasnya.
Sejak Irjen Heru Winarko dilantik menjadi Kepala BNN, posisi Deputi Bidang Penindakan KPK masih lowong. Pengganti Heru akan diseleksi secara terbuka dan akan dilakukan oleh tim eksternal.
"Proses seleksi tersebut dilakukan secara objektif dan terbuka. Sejumlah tahapan seleksi dilakukan oleh pihak eksternal," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (2/3).
Pihak eksternal yang akan melakukan proses seleksi juga akan ditetapkan berdasarkan proses lelang. Febri tak menyebutkan secara spesifik dari kalangan mana saja pihak eksternal ini. Namun ia memastikan salah satu syaratnya ialah mereka yang telah teruji integritasnya.
"Pemilihan konsultan yang melakukan seleksi pun dilakukan berdasarkan proses lelang. Semua hal itu dilakukan agar pejabat di KPK yang terpilih benar-benar seseorang yang memiliki kemampuan yang baik dengan integritas yang kuat," jelasnya.
Febri menyampaikan ada sejumlah tahapan seleksi yang harus dilalui dalam rekrutmen pegawai dan pejabat di KPK. Ia menyebutkan di antaranya; tes potensi, tes bahasa Inggris, assessment kompetensi, tes kesehatan dan wawancara dengan pimpinan KPK.
Selain itu latar belakang para calon pengganti ini akan dicek atau diteliti (background check process). Ini dilakukan untuk memastikan calon pejabat tersebut memang memiliki latar belakang yang tepat. Hal ini sekaligus untuk melihat faktor-faktor yang memiliki risiko integritas ke depan saat bertugas.
"Proses seperti ini sudah lama diterapkan di KPK. Hal tersebut bertujuan agar yang terpilih nanti dapat bekerja secara maksimal dan bisa menunjukkan sikap yang klir tentang antikorupsi. Karena bekerja di lembaga antikorupsi haruslah whiter than white," paparnya.
Kandidat calon Deputi Bidang Penindakan dapat berasal dari Polri dan Kejaksaan. Serta akan dibuka juga seleksi di internal KPK.
"Seluruh calon nanti akan diseleksi dengan standarisasi dan proses yang sama," terangnya.
Baca juga:
Polri dan Kejaksaan usulkan nama calon Deputi Penindakan & Penyidikan KPK
BNN banyak godaan, alasan Polri usulkan Heru Winarko gantikan Budi Waseso
Mabes Polri sebut Brigjen Aris Budiman bisa saja daftar Deputi Penindakan KPK
Cegah suap promosi jabatan, sistem seleksi harus dilakukan terbuka
KPK akan jerat dengan UU TPPU jika ada koruptor dari dinasti politik
Wali Kota Tangsel Airin datangi KPK, ini yang dibahas