Heboh Visa Ratusan Petugas Haji Dibatalkan, PPIH Embarkasi Palembang Pastikan Aman
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel Apriyadi, menekankan pentingnya dedikasi total dari para petugas.
Kabar pembatalan visa ratusan petugas haji Indonesia oleh pemerintah Arab Saudi sempat membuat heboh. Namun untuk visa petugas haji asal Embarkasi Palembang dipastikan aman.
Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang, Hozinul Asror menegaskan, semua petugas haji di wilayahnya sudah mengantongi visa. Dengan demikian, keberangkaan jemaah calon haji tahun ini aman dan siap digelar.
"Alhamdulillah semua petugas haji kita sudah mengantongi visa, aman semua," ungkap Wakil Ketua PPIH Embarkasi Palembang Hozinul Asror, Jumat (17/4).
Asror menjelaskan, total petugas haji Embarkasi Palembang berjumlah 96 orang dengan rincian 64 petugas kloter dan 32 Petugas Haji Daerah (PHD) yang tersebar setiap daerah. Mereka bertugas mengawal jemaah calon haji asal Sumsel dan Bangka Beliting.
"Semua persiapan sudah matang, Insyaallah berjalan lancar," kata Asror.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sumsel Apriyadi, menekankan pentingnya dedikasi total dari para petugas, mengingat embarkasi merupakan salah satu pintu pemberangkatan utama. Ia meminta seluruh petugas memastikan kesiapan teknis untuk jadwal pemberangkatan perdana.
"Semangat pelayanan harus tetap nyata. Kita harus melayani para tamu Allah dengan sebaik-baiknya, moordinasikan tugas ini dengan murni demi kenyamanan jemaah," kata Apriyadi.
Antisipasi Kerumunan
Apriyadi juga meminta agar panitia mengantisipasi kerumunan di Asrama Haji saat kedatangan jemaah. Keluarga mesti diarahkan tertib agar tidak menghambat proses keberangkatan.
"Ciptakan suasana yang baik dan tertib bagi keluarga jemaah yang mengantar agar tetap kondusif dan jemaah bisa beristirahat dengan tenang sebelum terbang," kata Apriyadi.
Diketahui, Embarkasi Palembang akan memberangkatkan 7.036 jemaah dengan rincian 5.895 jemaah asal Sumsel, 1.077 jemaah asal Babel, dan 64 petugas kloter. Mereka akan diberangkatkan dalam 16 kloter menggunakan maskapai Saudi Arabia Airlines.
Kloter 1 asal OKU Timur dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 21 April pukul 08.00 WIB dan diterbangkan menuju Madinah keesokan harinya, pada 22 April 2026 pukul 07.10 WIB.