Heboh Perahu Melaju Tanpa Awak di Perairan Sanur, Begini Fakta Sebenarnya
Nelayan itu jatuh dari perahu jukungnya di Perairan Pantai Karang Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Kamis (20/5) pagi.
Seorang nelayan terjatuh dari perahu jukungnya di Perairan Pantai Karang Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Kamis (20/5) pagi.
Nelayan itu diketahui bernama Wayan Dana (60). Wayan mulai melaut pada pagi hari, namun pada siang harinya ditemukan jukung dengan kondisi mesin masih menyala tetapi tanpa pengemudi.
"Kurang lebih pukul 14.30 Wita jukung atau perahu ditemukan oleh Boat rute Sanur-Nusa Penida dan langsung diteruskan ke tim Balawista," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Kamis (20/11).
Kemudian tim Balawista bersama nelayan setempat telah menarik jukungnya ke pinggir Pantai Mertasari, Sanur, sekitar pukul 16.00 WITA.
Berdasarkan laporan diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar diketahui identitas nelayan tersebut bernama Wayan Dana beralamat di Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan.
"Kami baru dapatkan informasinya pada pukul 18.20 Wita dari Pusdalops Denpasar, dan menindaklanjuti laporan dengan menggerakkan empat orang menuju lokasi," imbuh Sidakarya .
Malam ini, pencarian dilaksanakan dengan menyisir di sepanjang bibir pantai. Upaya penurunan alat utama (Alut) SAR laut tidak memungkinkan untuk dilakukan karena gelap sehingga jarak pandang terbatas.
"Area penyisiran darat terbagi dalam dua Search and Rescue Unit (SRU), yakni ke arah barat dan timur. Akan tetapi hasilnya masih belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban," tanas Sidakarya.