LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Hebat, mahasiswa Aceh bikin robot pengintai untuk pertempuran

Alat ini digerakkan hanya dengan menggunakan ponsel.

2016-02-12 11:14:21
Kisah Inspiratif
Advertisement

Setelah robot tank, anak-anak bangsa masih terus berkreasi di bidang pertahanan dan keamanan. Empat mahasiswa Aceh berhasil membuat purwarupa robot mata-mata berbasis android pertama di Bumi Serambi Mekkah.

Meski masih berbentuk purwarupa, di mana masih menggunakan dan mobil mainan yang dikendalikan melalui remote control, namun fungsinya diklaim sangat penting dalam melakukan kegiatan mata-mata. Alat ini juga dikendalikan secara nirkabel.

"Fungsinya untuk mengintai darat. Saat ini buatnya masih prototipe, bentuknya robot yang dipasangkan kamera," ujar penggagas robot mata-mata, Muhammad Alfi yang juga mahasiswa Politeknik Aceh ini kepada merdeka.com, Jumat (12/2).

Mobil mata-mata karya mahasiswa Aceh ©2016 merdeka.com/istimewa

Alfi menambahkan, untuk memudahkan pengendalian, mereka membuat software khusus berbasis android. Lewat cara ini, robot tersebut bisa dikendalikan dengan mudah melalui internet maupun wifi. Sistem pengendalinya pun hampir sama dengan drone.

Tak hanya itu, untuk memproses data-data yang didapatkan, mereka juga menggunakan komputer Raspberry Pi, sebuah komputer murah yang dapat dibawa ke mana-mana dan tidak perlu menggunakan daya yang besar untuk menjalankannya.

"Sama dengan remote control biasa, mesin sudah komputerisasi dengan teknologi streaming yang bisa dilihat dari tampilan monitor. Apabila mobil ini jalan dalam gelap, otomatis menggunakan penglihatan malam."

Advertisement

Mobil mata-mata karya mahasiswa Aceh ©2016 merdeka.com/istimewa

Robot mata-mata ini digagas oleh Alfi bersama tiga rekannya, Hernu Effendi, Hamdan Nugraha, dan Ferry Hafriza yang sama-sama berkuliah di jurusan Teknik Informatika. Proses pembuatannya pun tidak memakan waktu lama.

"Sebenarnya ini ide kawan-kawan di kelas. Saat itu pelajaran tentang pemrograman. Dari pada belajar aja, kami mencoba integrasikan software ke hardware, maka jadilah alat itu. Butuh waktu sebulan buatnya," ungkap Alfi.

Karena robot buatan mereka masih berupa purwarupa, Alfi ingin menggandeng TNI/Polri untuk mengembangkan produknya tersebut. Alfi mengaku punya cita-cita alat buatannya bisa berukuran lebih kecil dibandingkan sekarang.

"Kami ingin besarnya seperti seukuran kartu kredit," ucapnya.

Advertisement

Mobil mata-mata karya mahasiswa Aceh ©2016 merdeka.com/istimewa

Selain robot mata-mata, empat mahasiswa ini juga membuat sejumlah produk lainnya, seperti TeleponMurah Rakyat, Radio Bencana, Raspberry Pi Cluster, Drone, Astro Pi, Robot mata-mata, dan beberapa animasi Earth Hour. Mereka juga sedang merancang proyek luar angkasa.

Baca juga:
Nur Fatimah, anak buruh tani raih cumlaude di UIN Semarang IPK 3,93
Bisnis 'darah vampir', Lutfi & Angga harus impor kemasan dari China
Produksi minuman 'vampir', mahasiswa Unibraw banjir order
Swates, alat supaya para nelayan tak langgar batas wilayah
Para mahasiswa ini rajut 500 syal untuk petugas kebersihan jalan

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.