Hasil autopsi jenazah penari Rangda ada luka tusuk di perut
Selain autopsi, dilakukan juga pembedahan perut untuk mengetahui organ-organ yang luka sebagai penyebab kematian korban.
Meninggalnya Komang Ngurah Trisna Para Merta (14), warga Lingkungan Delod Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana diduga lantaran tertusuk kris saat memerankan Rangda pada pementasan Calonarang di Pura Jati Luwih, Desa Pohsanten, Senin (12/10) dini hari lalu, kini terungkap dari hasil autopsi di RSUP Sanglah.
Dari hasil autopsi di RSUP Sanglah Denpasar, disebutkan memang ada luka tusukan pada bagian perut sebelah kiri. Sayangnya dr Ida Bagus Alit, dokter Forensik RSUP Sanglah yang menangani autopsi ini enggan merinci apakah tusukan itu jadi penyebab kematian dari remaja putus sekolah ini.
"Memang kami telah melakukan autopsi terhadap korban kemarin sore. Ada luka tusukan pada bagian perut,” terang Ida Bagus Alit yang menyebut Autopsi secara klinik yang tidak dapat untuk dipublikasikan di Bali, Jumat (16/10).
Menurutnya, autopsi dilakukan mulai pukul 16.00-1700 WITA. Selain itu, dilakukan juga pembedahan perut untuk mengetahui organ-organ yang luka sebagai penyebab kematian korban.
"Tapi untuk hasil autopsi, kami sudah sampaikan kepada penyidik, silahkan konfirmasi ke penyidik,” ujarnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra yang dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan pihaknya ikut mendampingi proses autopsi korban.
"Menurut keterangan dokter yang melakukan autopsi luka korban ternyata menembus usus besar dan diduga itu menjadi penyebab kematian korban. Tapi itu belum hasil secara rinci yang resmi," ungkap Sudarma.
Dari kamera manual HP salah seorang warga yang menyaksikan pentas sakral Calonarang, malam itu, terekam detik-detik saat puncak menegangkan dalam kisah Calonarang yang diperankan oleh Merta hingga saat-saat aksi penusukan. Dari mulai menusuk hingga sampai Merta tersungkur.
"Biasanya sekuat apapun itu tusukan keris dari para Nying (penari keris), tidak sampai melukai tubuh. Saya tidak yakin penari itu tewas akibat tusukan keris," aku Dewa salah seorang warga setempat.
Baca juga:
Tampil di pura, penari kerasukan tusuk murid SMP sampai tewas
Sebelum jadi penari Rangda, ABG Trisna kerap kesurupan
Keluarga kesurupan saat jasad penari Rangda Girah akan diautopsi
Keluarga yakin penari ABG tewas karena mag bukan tusukan keris