Gus Ipul: Pemprov Jatim nyatakan 'perang' terhadap begal
"Pemprov sangat mendukung kepolisian untuk melakukan operasi dan tindakan yang nyata memerangi begal," kata Gus Ipul.
Tak hanya pihak kepolisian yang menyatakan siap menindak tegas aksi begal sadis, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul juga menegaskan, kalau Pemprov sudah menyatakan perang terhadap kawanan begal yang ingin menjarah wilayah Jawa Timur.
Diakui Gus Ipul, di Jawa Timur terdapat daerah-daerah rawan kasus perampokan, pencurian motor dengan pemberatan atau yang juga dikenal dengan gerombolan begal. Daerah rawan itu seperti Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro dan sejumlah daerah lainnya.
Untuk itu, dikatakan Gus Ipul, agar Jawa Timur tetap kondusif dan aman dari aksi para pembegal yang tak segan melukai, bahkan membunuh korbannya jika melawan itu, Pemprov Jawa Timur mendukung sepenuhnya tindakan tegas pihak kepolisian untuk memberi rasa aman bagi masyarakat.
"Pemprov sangat mendukung kepolisian untuk melakukan operasi dan tindakan yang nyata memerangi begal. Kami harapkan polisi bisa menghentikan aksi begal itu, tidak hanya dikurangi," terang Gus Ipul, Rabu (4/3).
Meski pihak kepolisian sudah menyatakan siap menindak tegas terhadap kawanan begal ini, Ketua GP Ansor ini juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati, dan ikut serta menjaga kamtibmas di wilayahnya masing-masing dengan meningkatkan kewaspadaan.
"Untuk menghindari aksi begal ini, sebaiknya masyarakat juga berhati-hati dan menghindari tempat-tempat rawan, tempat sepi atau lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk," imbaunya.
Sebelumnya, melalui Kabid Humas, Kombes Pol Awi Setiyono, Polda Jawa Timur mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan polres dan polsek jajaran di seluruh wilayah Jawa Timur agar menggelar operasi rutin.
"Instruksi ini langsung dari Bapak Kapolda (Irjen Pol Anas Yusuf) untuk menjaga keamanan di tempat-tempat sepi yang rawan tindak kriminal, khususnya malam hari," terang Awi, Selasa kemarin.
Menurut Awi, kasus begal ini tidak bisa diremehkan. Untuk itu, terkait kasus pencurian dengan kekerasan ini, pihaknya akan mengambil langkah tegas.
"Selama pelaku itu bisa ditangkap baik-baik kita lakukan penangkapan, tapi kalau pelaku coba melawan kita tidak segan-segan bersikap tegas. Siapapun mereka, berapa pun usianya, kami berhak menindak tegas."
"Kalaupun pelakunya masih muda, kami tidak segan-segan melakukan penembakan. Tidak ada masalah, karena itu (tindakan tegas) sudah diatur dalam Undang-Undang Perkab Nomor 1 Tahun 2009 tentang penggunaan tindak tegas kepolisian," pungkasnya.
Baca juga:
Melawan saat ditangkap, begal kelompok Palembang didor di Bekasi
1 Lagi teman begal yang dibakar massa ditangkap polisi
Dukung polisi tangkap begal, mahasiswa tunjukan aksi bela diri
Marak begal, kiai gadungan ini tawarkan ritual agar motor tak dicuri
Efektifkah langkah polisi gencarkan razia di jalan atasi begal?
Razia begal, 38 motor bodong diamankan pemiliknya kabur