Gunung Merapi kembali meletus freatik, warga sempat mengungsi
Gunung Merapi di Yogyakarta kembali mengalami letusan pada Kamis (24/5) pukul 02.56 WIB. Letusan ini berdurasi empat menit dengan ketinggian kolom 6.000 meter dari puncak.
Gunung Merapi di Yogyakarta kembali mengalami letusan pada Kamis (24/5) pukul 02.56 WIB. Letusan ini berdurasi empat menit dengan ketinggian kolom 6.000 meter dari puncak.
Letusan yang terjadi pada dini hari itu sempat membuat warga di Glagaharjo mengungsi. Warga pun kemudian melakukan evakuasi mandiri ke Balai Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Kapolsek Cangkringan, AKP Sutarman mengatakan, setelah terjadi letusan, warga dari tiga dusun yaitu Srunen, Kalitengah Lor dan Kalitengah Kidul memilih untuk melakukan evakuasi mandiri. Evakuasi mandiri ini dilakukan berdasarkan kesadaran masing-masing warga.
"Setelah terjadi letusan dini hari tadi ada 500 an warga yang mengungsi mandiri ke Balai Desa Glagaharjo. Tetapi saat ini warga sebagian besar sudah pulang ke rumah masing-masing," ujar Sutarman di Balai Desa Glagaharjo.
Sutarman menyampaikan meskipun sebagian besar warga sudah kembali ke rumah masing-masing tetapi ada pula yang masih tinggal di Balai Desa Glagaharjo. Mereka yang masih tinggal adalah warga yang masuk ke kategori rentan.
"Yang masih tinggal adalah lansia. Selain itu ada juga balita dan anak," ungkap Sutarman.
Terkait terjadinya letusan freatik Gunung Merapi, Sutarman meminta agar warga tidak panik dan tetap tenang. Warga juga diminta agar tidak memercayai kabar bohong atau hoax yang tak jelas sumbernya.
Baca juga:
Gunung Merapi kembali meletus, muntahkan pijar api
Polisi ancam jerat penyebar hoax letusan Gunung Merapi dengan UU ITE
Letusan freatik tak ubah bentuk kawah Gunung Merapi
Merapi kembali erupsi freatik, sejumlah daerah di Magelang hujan abu
Merapi berstatus waspada, warga mulai evakuasi mandiri