Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gunung Merapi kembali meletus, muntahkan pijar api

Gunung Merapi kembali meletus, muntahkan pijar api Letusan Gunung Merapi Diperkirakan Tak Akan Seperti Letusan 2010. ©2018 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat terjadi letusan Gunung Merapi, Kamis (24/5) pukul 02.56 WIB dengan tinggi kolom asap sekitar 6.000 meter.

"Tinggi kolom 6.000 meter, arah barat selama empat menit dan terdengar dari semua pos pengamatan," tulis akun twitter resmi BPPTKG.

BPPTKG melalui akun resminya juga menyebut bahwa letusan itu memiliki amplitudo maksimum 60 milimeter. Tampak pijar visual berwarna merah dari belakang awan mendung. Dari Selo tampak kepulan asap dan pijar visual berwarna sinar merah di belakang awan mendung.

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD DIY Wahyu Pristiawan menyebut bahwa letusan itu mengakibatkan hujan pasir yang mengenai wilayah Magelang. Sementara hujan abu vulkanik terpantau cukup deras di Srumbung, Sawangan, Muntilan Borobudur.

Adapun di Cangkringan, Kaliurang, Turgo, dan Tunggularum, Kabupaten Sleman tidak terpantau hujan abu.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap beraktivitas serta meningkatkan kewaspadaan serta menggunakan alat pelindung saat beraktivitas di luar ruangan seperti masker, jaket penutup dan alas kaki. "Masyarakat saat ini memang ada pergerakan turun tetapi tanpa kepanikan," kata dia. Dikutip dari Antara.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP