Gugus Tugas Covid-19 Solo Terima Bantuan Hand Sanitizer dan APD
Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) menyerahkan bantuan untuk penanganan Covid-19 di Kota Solo. Bantuan diberikan kepada Rumah Sakit Panti Waluyo sebagai salah satu RS rujukan lini ketiga pasien Covid-19.
Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) menyerahkan bantuan untuk penanganan Covid-19 di Kota Solo. Bantuan diberikan kepada Rumah Sakit Panti Waluyo sebagai salah satu RS rujukan lini ketiga pasien Covid-19.
Bantuan diserahkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Bambang Pramono kepada Kepala Bagian Humas Dan Penasaran RS Panti Waluyo, Drg FA Titis Pamungkas, Kamis (16/4). Bantuan berupa 100 liter hand sanitizer, 35 face shield dan 10 coverall.
"Pemberian bantuan yang kedua ini bagian dari program 'Dedikasi untuk Negeri' Bank Indonesia yang merupakan kepedulian sosial BI kepada masyarakat. Khususnya dalam mendukung pemerintah mengatasi pandemi Covid-19," ujar Bambang.
Bambang menyampaikan, program PSBI dengan fokus bantuan antara lain penyediaan alat/sarana kesehatan lainnya kepada tenaga medis, masih akan terus dilakukan sampai wabah pandemi global ini dapat dituntaskan.
"Ini merupakan komitmen Bank Indonesia dari pusat hingga ke daerah sebagai bentuk kepedulian sosial BI terhadap bencana kesehatan yang telah mempengaruhi hampir semua sektor perekonomian dan sosial," katanya.
Bambang mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif mengikuti seruan pemerintah dalam memitigasi penyebaran Covid-19. Baik melalui social/physical distancing, bekerja dari rumah (WFH) dan bertransaksi secara non tunai.
Bank Indonesia, dikatakannya, akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah, OJK, dan LPS untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
"Termasuk langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," pungkas Bambang.
Baca juga:
Berlakukan PSBB, Aktivitas Warga Cikarang Masih Seperti Biasa
Pemerintah Masih Kekurangan Relawan Medis Covid-19
Menghilang Sebulan, Presiden Nikaragua Muncul dan Bicara Wabah Corona
CEK FAKTA: Hoaks Paket Sembako Murah untuk Warga Jatim
Pulang ke Jatim, Ratusan TKI dari Malaysia Ikuti Rapid Test Hasilnya Negatif Corona
INDEF Sebut Belum Semua Warga Miskin Terdata Terima Diskon Tarif Listrik Saat Corona