LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gelar Khalifah hilang, Manunggaling Kawulo Gusti juga ikut hilang

Perubahan tersebut bisa saja terkait dengan gagasan Jogja Renaisance yang sudah digemborkan Sultan

2015-05-04 18:15:24
Ngayogyakarta
Advertisement

Hilangnya Khalifatuloh dalam nama gelar Sri Sultan Hamengku Buwono X, dinilai berpotensi menghilangkan ideologi serta kebudayaan Keraton Yogyakarta. Hal ini karena hilangnya gelar Khalifatuloh yang berarti wakil Tuhan akan menghilangkan konsep Manunggaling Kawulo Gusti yang merupakan ideologi Keraton.

Hal tersebut diungkapkan oleh Guru Besar Antropologi UGM, Heddy Shri Ahimsa kepada merdeka.com, Senin (4/5).

"Dampaknya besar, secara tatanan konkret saya tidak tahu, tapi secara ideologi hilangnya gelar itu menghilangkan konsep Manunggaling Kawulo Gusti, tugu Putih jadi kehilangan makna," katanya.

Advertisement

Dia menduga Sultan ingin melakukan perubahan terhadap Keraton, namun langkah tersebut sangat jauh dan di luar dugaan banyak orang. Menurutnya perubahan tersebut bisa saja terkait dengan gagasan Jogja Renaisance yang sudah digemborkan Sultan jauh-jauh hari.

"Renaisance itu menghilangkan sebagian, bisa jadi itu memang kemauan Sultan untuk menghentikan ini. Ya sampai di sini saja Keraton, dan ingin ada perubahan," terangnya.

Meski demikian dia memprediksi tidak akan banyak gejolak di masyarakat. Sebab, permasalahan tersebut dilihat hanya permasalahan di internal Keraton Yogyakarta.

Advertisement

"Saya tidak mau mengaitkan dengan suksesi, tapi masyarakat melihat ini masalah internal, sehingga dampaknya tidak begitu ribut," tandasnya.

Baca juga:
Sultan keluarkan Sabda Raja, warga Yogya bertanya-tanya
Warga Yogya minta penjelasan soal Sabda Raja Sultan HB X
Ini tiga calon terkuat pengganti Sri Sultan HB X di Keraton Yogya
Gonjang-ganjing rebutan takhta Raja DIY, Sultan keluarkan sabda tama
'Sejarah keraton Yogyakarta tidak pernah ada raja perempuan'

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.