Gara-gara utang Rp 300 Ribu, Damianus tewas dianiaya pemabuk
Gara-gara utang Rp 300 Ribu, Damianus tewas dianiaya pemabuk. ADS alias M (26) dan AFR (24) ditangkap atas dugaan penganiayaan terhadap Damianus Egi Tuturon (20). Korban meninggal dunia dalam perawatan di Puskesmas Bantur, Kabupaten Malang.
ADS alias M (26) dan AFR (24) ditangkap atas dugaan penganiayaan terhadap Damianus Egi Tuturon (20). Korban meninggal dunia dalam perawatan di Puskesmas Bantur, Kabupaten Malang.
Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Dian Vicky Shandy mengungkapkan, kedua pelaku ditangkap atas dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Penganiayaan terjadi saat pelaku menagih utang di rumah korban pada Selasa (18/4) lalu.
"Sekitar pukul 07.15 WIB tadi korban meninggal dunia di Puskesmas Bantur," tegas Vicky, Sabtu (22/4).
Baik kedua pelaku, maupun korban merupakan warga Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Korban tinggal seorang diri, tetapi saat kejadian bersama temannya, AMA (17) yang juga mengalami penganiayaan.
Awalnya ADS dan AFR, Selasa (18/4) sekira pukul 14.00 WIB dalam keadaan mabuk minuman keras mendatangi korban di rumahnya. Keduanya bermaksud menagih utang sebesar Rp 300.000 pada korban.
Namun korban tidak bisa mengembalikan utang tersebut dan berjanji akan melunasi di lain hari. Tetapi pelaku naik pitam dan langsung memukuli korban dan temanya. Setelah jatuh tersungkur para pelaku meninggalkan lokasi kejadian.
Jumat (21/4) sekira pukul 11.30 WIB, korban diajak oleh perangkat desa untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantur. Sekaligus, korban Damianus dibawa ke Puskesmas untuk memperoleh penanganan medis.
Karena sejak peristiwa penganiayaan, Selasa (18/4) korban berada di TKP dan tidak mendapatkan pertolongan sesuai kebutuhan. Namun korban tidak tertolong dan meninggal dunia.
Baca juga:
3 Pelaku pengeroyok anggota provost Tanah Abang ditangkap, 3 buron
Utang Rp 250.000 tak dibayar, pemilik kos dianiaya dan disekap
Ngeluh sakit usai disunat, Hengki mengamuk dan tinju istri siri
Maniyah dianiaya suami usai asyik berbincang di kamar
Keluarga mantan Kasad dan pemuda dituding begal akhirnya 'damai'