Gara-Gara Kotoran Kucing, Ayah di Tasikmalaya Aniaya Anak Kandung
Karena anaknya menolak, si ibu kemudian meminta suaminya untuk membuang kucing karena tidak sedikit konsumen yang terganggu dengan bau kotoran kucing.
Seorang ayah di Kota Tasikmalaya diduga melakukan aksi penganiayaan kepada anak kandungnya sendiri yang masih berusia 10 tahun. Ia pun kemudian dilaporkan oleh istrinya sendiri yang juga merupakan ibu tiri dari anak tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, AKP Septiawan Adi Prihartono menyebut bahwa dugaan penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (12/4). Namun istrinya melaporkan kepada pihaknya pada Rabu (22/4).
"Kemarin kita menerima laporan dari seorang ibu yang datang bersama anak tirinya. Kedatangannya untuk melaporkan bahwa diduga ada tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang ayah kandung terhadap anaknya sendiri," sebutnya, Kamis (22/4).
Septiawan mengatakan bahwa dugaan aksi penganiayaan diduga dilakukan di rumah pelaku di Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Hal tersebut berawal saat ibu tiri korban memintanya untuk membuang kotoran kucing, namun ditolaknya.
Karena anaknya menolak, si ibu kemudian meminta suaminya untuk membuang kucing karena tidak sedikit konsumen yang terganggu dengan bau kotoran kucing.
Sayangnya, pelaku meminta anaknya membuang kotoran kucing, namun juga menolak dan melawan sambil mengacak-anak baut yang ada di bengkel.
Melihat aksi anaknya itu, emosi pelaku tersulut. "Si ayah korban dengan kalap kemudian marah, memukul serta mencubit bagian kaki dan tangan hingga korban alami luka memar."
Usai mendapatkan aksi tersebut, korban tidak hanya mengalami luka saja, namun juga diketahui mengalami trauma. Septiawan pun mengatakan bahwa setelah menerima laporan pihaknya masih menunggu hasil visum dan memeriksa akan memeriksa korban dan terlapor.
"Sementara dugaan awal itu menjurus ke ayah kandung korban. Kami akan periksa lebih lanjut kasus dugaan kekerasan terhadap anak ini," tutur Septiawan.
Baca juga:
Gara-Gara Futsal, Remaja di Kalideres Tewas Dibacok
Cekcok Soal Bayaran Kencan, Pria di Tangsel Tusuk PSK Online
Mudah Kagetan, Perawat RS Siloam Korban Penganiayaan Didampingi 2 Psikolog
Petugas Bea Cukai yang Diserang di Pekanbaru Masih Dirawat, Kepala Mendapat 8 Jahitan
Hampir Sepekan, Masih Terlihat Bercak Darah di Lokasi Pengeroyokan Brimob-Kopassus
Berkas Perkara Penganiayaan Perawat RS Siloam Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan