LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Gandeng polisi, Kemensos terjunkan tim selidiki penyimpangan rastra di daerah

Kementerian Sosial menurunkan tim ke daerah-daerah yang terindikasi masih terjadi penyimpangan untuk mengawasi dan menindak tegas penyimpangan penyaluran beras sejahtera (rastra). Kemensos bekerjasama dengan kepolisian untuk menyelidiki terjadinya penyimpangan.

2018-03-21 10:39:50
Rastra
Advertisement

Kementerian Sosial menurunkan tim ke daerah-daerah yang terindikasi masih terjadi penyimpangan untuk mengawasi dan menindak tegas penyimpangan penyaluran beras sejahtera (rastra). Kemensos bekerjasama dengan kepolisian untuk menyelidiki terjadinya penyimpangan.

"Tim telah kita terjunkan dan bekerja sama dengan kepolisian menelusuri setiap penyimpangan," kata Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Andi ZA Dulung dilansir Antara, Rabu (21/3).

Dia mencontohkan penyimpangan penyaluran rastra terjadi di salah satu desa, di Provinsi Jawa Timur. Namun dia enggan menyebutkan nama desa tersebut guna kepentingan penyelidikan.

Advertisement

"Penyimpangan pembagian rastra ini sering terjadi karena kepala desa enggan menggunakan data yang telah diperbarui setiap bulannya," ujar Andi.

Andi menjelaskan ada sejumlah modus penyimpangan yang dilakukan kepala desa, antara lain; dengan membagi rata rastra dan menahan penyalurannya. Akibat hal itu, banyak kepala desa yang harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Masih banyaknya penyimpangan penyaluran Rastra tersebut, mendorong Presiden Jokowi mengubah sistem penyalurannya menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Data Kementerian Sosial menunjukkan penyaluran BPNT selama Januari-Februari-Maret 2018 sudah mencapai 97 persen.

Advertisement

Pemerintah berencana memperluas jangkauan BPNT dari semula sebanyak 44 kabupaten/kota akan ditambah 24 kabupaten/kota pada 2018.

Kabupaten/kota yang menjadi target perluasan BPNT adalah Kota Banda Aceh, Kota Solok, Kota Bengkulu, Kota Metro, Kota Pangkalpinang, Kota Tanjungpinang, Sukabumi, Bandung, Garut, Cirebon, Indramayu, Subang, Karawang, Boyolali, Bantul, Gunungkidul, Sleman, Malang, Banyuwangi, Sidoarjo, Mojokerto, Tangerang, Tabalong dan Kota Tarakan.

Baca juga:
Presiden Jokowi minta Bulog salurkan 400.000 ton rastra hingga April
Januari 2018, Bulog salurkan 142 ribu ton rasta ke 54 ribu titik distribusi
Kumpulkan menteri bahas beras, JK putuskan akan salurkan Rastra ke-13
Tahun depan, jumlah penerima Rastra naik dari 1,2 juta jadi 3,9 juta keluarga
Tak mau gegabah, Polda Sumsel uji lab beras diduga dioplos Bulog
Bulog pengoplos rastra di Sumsel digerebek, 39 ton beras disita

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.