Uang kertas pecahan 100.000 rupiah Indonesia dipajang berdampingan dengan uang kertas pecahan 100 dolar AS di kantor penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (04/06/2026). (AFP/ Yasuyoshi Chiba)
Advertisement
Nilai tukar rupiah terus mengalami tekanan sepanjang tahun 2026 dan kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Mata uang Garuda bahkan menembus level psikologis Rp 18.000 per dolar AS, menandai salah satu posisi terlemahnya dalam beberapa waktu terakhir.
Advertisement
Berdasarkan perdagangan pagi, rupiah tercatat menyentuh level Rp 18.019 per dolar AS pada pukul 10.12 WIB. Pelemahan tersebut memperpanjang tren tekanan yang telah berlangsung sejak awal tahun seiring menguatnya dolar AS di pasar global.
Para pekerja berbicara dengan seorang pelanggan di kantor penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (04/06/2026). AFP/ Yasuyoshi Chiba
Uang kertas pecahan 100.000 rupiah Indonesia dipajang berdampingan dengan uang kertas pecahan 100 dolar AS di kantor penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (04/06/2026). AFP/ Yasuyoshi Chiba
Uang kertas rupiah Indonesia dihitung oleh mesin penghitung uang di kantor penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (04/06/2026). AFP/ Yasuyoshi Chiba
Uang kertas rupiah Indonesia dihitung di kantor penukaran mata uang di Jakarta Kamis (04/06/2026). AFP/ Yasuyoshi Chiba
Uang kertas pecahan 100.000 rupiah Indonesia dipajang berdampingan dengan uang kertas pecahan 100 dolar AS di kantor penukaran mata uang di Jakarta, Kamis (04/06/2026). AFP/ Yasuyoshi Chiba
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Pada Selasa (14/5), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan di Jakarta ditutup melemah di tengah pasar menantikan data inflasi Amerika Serikat.