Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyemprotkan cairan disinfektan di ruangan asrama putra Sekolah Menengah Negeri 19, Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/10/2025). (AFP/ Chaideer Mahyuddin)
Advertisement
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh melakukan langkah antisipasi penyebaran penyakit dengan gejala mirip influenza yang sempat melonjak di Indonesia. Petugas BPBD menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh ruangan di dua kompleks asrama Sekolah Menengah Negeri (SMAN) 19 Banda Aceh, pada Jumat (31/10/2025).
Aksi sterilisasi ini dilakukan secaramenyeluruh di asrama putra dan asrama putri SMAN 19, yang totalnya menampung lebih dari 200 siswa. Penyemprotan masif ini merupakan langkah pencegahan dini terhadap penyakit yang menunjukkan gejala demam, batuk, dan flu berkepanjangan.Petugas memanfaatkan momen akhir pekan, ketika seluruh siswa sedang kembali ke rumah masing-masing, untuk memaksimalkan proses disinfeksi.
Advertisement
Langkah antisipasi ini diambil menyusul adanya peningkatan kasus influenza di Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, jumlah pasien positif influenza sempat menunjukkan lonjakan signifikan. Data Kemenkes mencatat, pada minggu ke-40 (sekitar 9 Oktober 2025), terjadi lonjakan kasus positif influenza hingga 55 persen dibandingkan data bulan sebelumnya.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyemprotkan cairan disinfektan di ruangan asrama putra Sekolah Menengah Negeri 19, Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/10/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyemprotkan cairan disinfektan di ruangan asrama putra Sekolah Menengah Negeri 19, Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/10/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyemprotkan cairan disinfektan di ruangan asrama putra Sekolah Menengah Negeri 19, Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/10/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyemprotkan cairan disinfektan di ruangan asrama putra Sekolah Menengah Negeri 19, Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/10/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyemprotkan cairan disinfektan di ruangan asrama putra Sekolah Menengah Negeri 19, Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/10/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyemprotkan cairan disinfektan di ruangan asrama putra Sekolah Menengah Negeri 19, Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/10/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyemprotkan cairan disinfektan di ruangan asrama putra Sekolah Menengah Negeri 19, Banda Aceh, Aceh, Jumat (31/10/2025). AFP/ Chaideer Mahyuddin
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Kepala Sekolah SDN Blok I Cilegon Buang Safrudin mengatakan 33 siswa dari kelas 1 B terpaksa dipulangkan untuk mencegah penularan cacar air kepada siswa lainnya
Kegiatan imunisasi bagi siswa SD ini ditujukan untuk memperpanjang antibodi atau kekebalan, terutama terhadap penyakit difteri, tetanus, campak, dan rubella.