Fokus Arema FC: Pelatih Minta Pemain Siap Tempur di Dua Laga Terakhir Super League
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, meminta skuadnya untuk menjaga fokus dan mempersiapkan diri menghadapi dua laga terakhir Super League demi memperbaiki posisi di klasemen akhir.
Setelah meraih kemenangan penting atas PSM dengan skor 3-0, pelatih Arema FC, Marcos Santos, langsung mengalihkan perhatian timnya. Ia mendesak para pemain untuk tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi dua laga terakhir Super League. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Singo Edan dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (09/5) lalu, menunjukkan semangat juang tinggi dari skuad Arema. Marcos Santos menegaskan bahwa menjaga momentum kemenangan sangat krusial. Tujuannya adalah untuk memastikan Arema FC dapat mengakhiri kompetisi dengan peringkat yang lebih baik.
Permintaan pelatih asal Portugal ini datang sebagai respons terhadap posisi Arema yang masih tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara. Dengan dua pertandingan tersisa, setiap poin sangat berarti. Tim berjuluk Singo Edan bertekad untuk menyapu bersih sisa laga demi mencapai target tersebut.
Strategi Pelatih untuk Peringkat Lebih Baik
Marcos Santos menekankan bahwa kemenangan pada laga-laga selanjutnya sangat penting bagi Arema FC. Hal ini krusial untuk menjaga peluang tim mengakhiri kompetisi di urutan yang lebih baik. Ia melihat adanya potensi besar bagi tim untuk naik peringkat jika mampu tampil konsisten.
Meskipun berhasil mengalahkan PSM, Arema FC saat ini masih berada di peringkat ke-10 Super League dengan koleksi 42 poin. Mereka terpaut dua poin dari Persita Tangerang yang menduduki urutan kesembilan. Sementara itu, jarak dengan Bali United di urutan kedelapan adalah tiga angka.
Secara matematis, jika Singo Edan mampu menyapu bersih dua pertandingan tersisa melawan PSBS Biak dan PSIM Yogyakarta, mereka akan mengumpulkan total 46 poin. Dengan raihan 46 poin tersebut, Arema FC memiliki peluang maksimal untuk naik dua peringkat di klasemen akhir. Namun, peluang ini juga sangat bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
Komitmen Pemain dan Pembelajaran dari Kekalahan
Marcos Santos juga mengungkapkan bahwa para pemain telah menunjukkan komitmen kuat. Mereka bertekad untuk merengkuh hasil maksimal dalam dua laga ke depan. Semangat juang ini menjadi modal utama bagi Arema FC untuk mengarungi sisa kompetisi.
Kekalahan menyakitkan melawan dua rival bebuyutan, Persebaya dan Persik, telah dijadikan bahan bakar oleh para pemain. Mereka termotivasi untuk bermain lebih baik dan konsisten di setiap pertandingan. "Ketika kami kalah dua kali pemain langsung berkumpul dan saling berjanji untuk memenangkan laga yang tersisa," ucap Marcos.
Pemain Arema FC berkebangsaan Kolombia, Julian Guevara, turut menambahkan bahwa memenangkan pertandingan melawan PSM bukanlah hal mudah. PSM tampil solid dan penuh semangat sepanjang laga. "PSM memberikan perlawanan yang sengit karena mereka juga butuh poin supaya aman (tidak terdegradasi). Kami benar-benar bekerja keras di sepanjang pertandingan," kata Julian Guevara. Perjuangan keras ini menunjukkan dedikasi para pemain di lapangan.
Sumber: AntaraNews