LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Fakta Unik: Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Sehari, Letusan Capai 700 Meter!

Gunung Semeru Erupsi empat kali dalam sehari dengan tinggi letusan hingga 700 meter. Simak detail aktivitas vulkanik terbaru dan rekomendasi PVMBG untuk keselamatan warga.

Minggu, 07 Sep 2025 15:49:00
gunung semeru
Gunung Semeru Erupsi empat kali dalam sehari dengan tinggi letusan hingga 700 meter. Simak detail aktivitas vulkanik terbaru dan rekomendasi PVMBG untuk keselamatan warga. (Merdeka.com)
Advertisement

Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada Minggu, 7 September, gunung berapi ini tercatat mengalami empat kali erupsi. Letusan tersebut mencapai ketinggian hingga 700 meter di atas puncak, menarik perhatian publik akan kondisi geologi terkini.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 04.51 WIB dengan kolom letusan setinggi 500 meter di atas puncak. Disusul erupsi kedua pukul 07.21 WIB, juga dengan ketinggian serupa. Kedua letusan ini terekam jelas di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm, menunjukkan konsistensi aktivitas internal gunung.

Aktivitas berlanjut dengan erupsi ketiga pukul 09.49 WIB dan keempat pukul 11.11 WIB, keduanya mencapai 700 meter. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, memastikan bahwa gunung ini masih berstatus Waspada atau Level II. Hal ini mendorong Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat sekitar.

Kronologi Detail Erupsi Gunung Semeru

Aktivitas vulkanik Gunung Semeru pada Minggu, 7 September, dimulai dini hari. Erupsi pertama pada pukul 04.51 WIB menghasilkan kolom abu kelabu tebal setinggi 500 meter ke arah barat. Peristiwa ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 129 detik, memberikan data penting bagi pemantauan.

Advertisement

Erupsi kedua terjadi pada pukul 07.21 WIB, dengan tinggi kolom letusan yang sama, yaitu 500 meter di atas puncak. Kolom abu yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat daya. Rekaman seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi 115 detik, menandakan pola aktivitas yang serupa.

Peningkatan tinggi letusan terlihat pada erupsi ketiga, pukul 09.49 WIB, yang mencapai 700 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal bergerak ke arah barat daya. Erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 137 detik, menunjukkan peningkatan energi letusan.

Advertisement

Erupsi keempat terjadi pada pukul 11.11 WIB, kembali dengan tinggi kolom letusan 700 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Mukdas Sofian menjelaskan bahwa "Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 125 detik," menegaskan konsistensi rekaman seismik.

Status Waspada dan Rekomendasi Keselamatan PVMBG

Meskipun terjadi empat kali erupsi, Gunung Semeru masih mempertahankan status Waspada atau Level II. PVMBG mengeluarkan rekomendasi penting untuk menjaga keselamatan masyarakat. Salah satunya adalah larangan aktivitas di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan, hingga jarak delapan kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena wilayah tersebut berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak. Kewaspadaan ini sangat penting untuk menghindari dampak langsung dari aktivitas vulkanik.

PVMBG juga mengingatkan agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Area ini rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar yang dapat membahayakan jiwa. Imbauan ini bertujuan untuk meminimalkan risiko cedera akibat material vulkanik.

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan. Potensi ini terutama berlaku di sepanjang aliran sungai atau lembah yang airnya berhulu di puncak Gunung Semeru. Area yang perlu diwaspadai meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta anak-anak sungai dari Besuk Kobokan.

Advertisement
  • Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 kilometer dari puncak.
  • Dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi awan panas dan lahar.
  • Tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena bahaya lontaran batu pijar.
  • Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Setia Menanti Berujung Batal, Cerita Penumpang KA Bekasi Timur Usai Kecelakaan
  • Bangunan Daycare Little Aresha Jadi Sasaran Vandalisme, Penuh Coretan Kecaman
  • Lagi, Pengasuh Daycare Aniaya Balita
  • Kembali Terjadi! Kecelakaan di Perlintasan Sebidang, Truk Dihantam KA Dhoho di Blitar
  • Hari Ini, Sidang Perdana Kasus Air Keras Andrie Yunus Digelar di Pengadilan Militer Jakarta
  • aktivitas vulkanik
  • bencana alam
  • erupsi semeru
  • gunung semeru
  • informasi terkini
  • jawa timur
  • konten ai
  • lumajang
  • malang
  • merdekaantara
  • pvmbg
  • status gunung
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.