Fakta Baru Mobil Grand Livina vs Innova di Tol, Sopir Mengaku Dipalak Rp2 Juta Usai Bersenggolan
Kepolisian masih memburu dua kendaraan yakni Innova B 1856 URB dan B 1188 IP.
Kepolisian akhirnya mengidentifikasi pengemudi Nissan Grand Livina yang viral usai bersitegang dengan sopir Toyota Innova di Tol Ir. Wiyoto Wiyono arah Pluit. Pengemudi mengaku dipalak Rp2 juta setelah insiden tersebut.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengatakan, pengemudi bernama Mishael Widjaja telah dimintai keterangan sebagai saksi.
"Mishael Widjaja mentransfer Rp2 juta ke rekening atas nama Stephen setelah itu dilanjutkan perjalanan kembali masing-masing," kata Ojo, Rabu (8/4).
Kronologi Cekcok
Ojo menerangkan, kejadian bermula saat Mishael pulang ibadah dari BSD sekitar pukul 14.30 WIB. Dia hendak pindah dari lajur 1 ke lajur 2, namun diapit dua mobil Innova.
Dari belakang, Innova abu-abu mengklakson panjang hingga dia batal berpindah. Di saat bersamaan, Innova silver di depan justru memepet terus-menerus.
Mishael mengaku panik dan menambah kecepatan, namun tetap dikejar dan dihalangi. Gesekan bodi terjadi hingga mobilnya diberhentikan paksa sebelum keluar Tol Kemayoran.
Pengemudi Innova turun dan mencoba mengambil kunci mobil sambil berkata kasar. Cekcok pun terjadi, disusul kedatangan dua orang dari mobil lain.
Setelah sekitar lima menit, pengemudi Innova meminta ganti rugi Rp2 juta. Korban sempat menawar Rp1 juta, namun ditolak hingga akhirnya mentransfer sesuai permintaan.
Pengakuan sopir Livina, tidak mengetahui alasan awal dipersempet. Dia mengakui sempat berupaya mendahului pengemudi Innova namun tetap dihalangi hingga akhirnya dihentikan.
"Pada akhirnya Innova berhasil menutup jalan sehingga Livina tidak bisa bergerak dan kemudian berhenti, orang dari Innova turun hampiri Livina berupaya ambil kunci Livina, terjadi cekcok dan Innova minta ganti kerusakan mobilnya, itu versi Livina," ujar dia.
Kepolisian masih memburu dua kendaraan yakni Innova B 1856 URB dan B 1188 IP.
“Kami masih melakukan pencarian untuk dimintai klarifikasi,” tandas dia.