Dua Terduga Pembunuh Driver Ojek Online Perempuan Mayatnya Terbungkus Kardus Ditangkap, Ternyata Ini Motifnya
Polisi akan merekontruksi untuk mengetahui peran-peran dari pelaku apabila dimungkinkan untuk mengetahui pelaku lainnya.
Kepolisian menangkap dua terduga pelaku pembunuhan wanita berinisial SAC (30) warga Sidoarjo, yang ditemukan tewas terbungkus kardus dan ditemukan di semak-semak Jalan Raya Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik, Jawa Timur.
"Dua orang yang diamankan satu sudah mengakui perbuatanya dan satu masih dilakukan pemeriksaan," ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu.
Rovan mengatakan, salah satu pelaku yang diringkus berinisial SR (36), warga Kabupaten Sidoarjo namun tinggal di Kecamatan Menganti, Gresik. Pelaku ditangkap di kontrakannya daerah Menganti, Gresik.
"Kami juga mengamankan barang bukti yaitu lakban, tali rafia dan handuk untuk membungkus korban," ujar Rovan.
Pengakuan Pelaku
Rovan mengungkapkan, berdasarkan keterangan sementara dari pelaku SR, dia mengenal korban sejak tahun 2021. Saat itu, korban menawarkan kepada pelaku untuk masuk PNS dan memberikan uang Rp5 juta kepada korban. Karena tidak masuk menjadi PNS, pelaku meminta kembali uangnya kepada korban.
"Namun korban beralasan masih diusahakan," ucap Rovan.
Karena merasa kesal, Rovan mengatakan, pelaku mengundang korban ke tempat fotocopy di Sidoarjo, dengan alasan menawarkan pekerjaan freelance. "Saat korban sudah tiba di tempat yang dimaksud, pelaku langsung memukul korban hingga meninggal dunia," ujar Rovan.
Rovan menegaskan, kepolisian saat ini masih mengamankan satu pelaku dan satu orang yang membantu melakukan aksi pembunuhan. "Kami juga masih mendalami terkait cairan yang berada di kelamin korban untuk dikirim ke labfor," kata dia.
Rovan menjelaskan, kepolisian dalam beberapa hari ke depan akan merekontruksi untuk mengetahui peran-peran dari pelaku apabila dimungkinkan untuk mengetahui pelaku lainnya.
"Kami juga melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap satu pelaku itu karena mencoba kabur," ujar dia.
Hasil Autopsi
Rovan sebelumnya juga menyampaikan hasil autopsi korban. Korban meninggal karena kekerasan benda tumpul yang mengakibatkan pendarahan di bawah selaput otak.
“Berdasarkan visum luar ditemukan luka memar di beberapa bagian tubuh. Mulai dari kepala, punggung, pergelangan tangan dan kaki,” kata Rovan.
Sementara dari visum dalam, menurut Rovan, pada kepala korban terdapat resapan di puncak kepala hingga kepala bagian belakang. “Pendarahan di bawah selaput tebal otak dan di bawah selaput laba-laba,” ujar dia.
Kemudian pada alat kelamin, ada luka sobek lama pada selaput darah namun tidak ditemukan tanda luka baru. Kesimpulan sementara dari hasi autopsi, jenazah perempuan berusia 30 tahun diperkirakan meninggal 18 sampai 24 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
“Ditemukan cairan putih di alat kelamin. Sehingga kami akan lakukan pemeriksaan lanjutan pada organ dalam, vagina dan kuku jari,” ucap Rovan.