LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dua Peserta MOS Tewas, SMA Semi Militer Palembang Dilarang Terima Murid Tahun Depan

Secara teknis, sekolah itu dilarang menerima siswa baru pada tahun ajaran 2020/2021.

2019-08-05 18:38:17
Siswa Tewas Saat MOS
Advertisement

Gubernur Sumsel Herman Deru secara resmi membekukan SMA Semi Militer Plus Taruna Indonesia Palembang. Keputusan ini sebagai dampak dua siswa tewas diduga dianiaya saat mengikuti masa orientasi siswa (MOS) di sekolah itu.

Herman Deru mengungkapkan, keputusan diambil dalam rapat terbatas bersama Dewan Pendidikan dan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Senin (5/8). Secara teknis, sekolah itu dilarang menerima siswa baru pada tahun ajaran 2020/2021.

"Hari ini sudah kita putuskan bersama bahwa SMA Taruna Indonesia tidak boleh menerima siswa baru pada tahun ajaran berikut atau pada 2020/2021. SMA tersebut dibekukan selama satu tahun," ungkap Deru.

Advertisement

Keputusan ini berdasarkan temuan tim investigasi atas pelanggaran administratif dan standar operasional prosedur (SOP) pendidikan menengah. Hal ini menjadi pelajaran bagi sekolah lain agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Mulai sekarang harus menghentikan belajar mengajar bersifat militer, karena saya larang. Untuk atribut terserah, untuk proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Kalau selama pembekuan setahun mereka tidak lakukan perubahan, sebaiknya (sekolah) menutup diri," tegasnya.

Hasil investigasi menemukan banyak hal. Terdiri dari kurangnya pencahayaan asrama dan area sekolah yang sempit, tidak memenuhi syarat sebagai sekolah asrama.

Advertisement

"Terlalu banyak kesalahannya, bukan cuma saat MOS saja. Jadi jika mau kami aktifkan kembali, silakan berbenah. Tim akan mengecek apakah sudah sesuai SOP atau tidak, begitu juga dengan infrastruktur sekolah apakah sudah diperbaiki atau belum," tutupnya.

Baca juga:
Sidang Praperadilan, Penganiaya Siswa Semi Militer Tuntut Polisi Rp1 Miliar
Buntut Tewasnya 2 Siswa saat MOS, SMA Semi Militer Palembang Terancam Ditutup
Praperadilan Kasus Tewasnya SMA Semi Militer di Palembang Digelar Akhir Juli
Kepala SMA Semi Militer di Palembang jadi Saksi Kunci Kasus Penganiayaan Siswanya
Kasus Dugaan Penganiayaan, Kepala SMA Semi Militer Ngaku Tak Tahu Ada Pemukulan
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Lain Penganiaya Peserta MOS SMA Semi Militer

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.