Dua Pekan Direndam Banjir, Jalan Nasional Pantura Timur Semarang-Demak Ditinggikan
Pengerjaan perbaikan ruas jalan akan ditinggikan akan sekitar satu meter.
Sejumlah jalan nasional pantura timur Semarang-Demak rusak parah, dan banyak berlubang sepanjang jalan menjadi prioritas perbaikan pasca banjir selama dua pekan di wilayah Jawa Tengah.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY, Moch Iqbal Tamher mengatakan penanganan jalan rusak telah dilakukan jalan Kaligawe di depan Universitas Islam Sultan Agung (Unisulla) hingga terminal Terboyo. Pengerjaan perbaikan ruas jalan akan ditinggikan akan sekitar satu meter.
"Kami sudah lakukan penanganan sementara. Supaya lalu-lintas dapat fungsional. Segmen yang paling prioritas adalah peninggian Kaligawe setinggi satu meter," kata Moch Iqbal Tamher, Rabu (5/11).
Dia menyebut untuk penanganan ruas jalan dari Semarang-Demak hingga Kudus ada penandatanganan kontrak pada akhir bulan Desember 2025.
"Pelaksanaannya dari tahun 2025 hingga 2027. Segmen itu menjadi prioritas utama dalam paket pekerjaan. Semoga sudah bisa berfungsi lebaran tahun depan,” ungkapnya.
Koordinasi dengan BBWS
Saat ini dari hasil koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sedang melakukan sodetan di Unisulla. Tujuannya mempercepat aliran air yang masuk ke Kaligawe agar dapat didorong ke kolam retensi di Unisulla.
"Ini untuk mempercepat aliran air yang banjir supaya surut," ujarnya.
Pihaknya meminta dalam kondisi kedaruratan Satuan Kerja (Satker) dan Pejabat Pembuat Komitmen dapat melakukan percepatan.
"Syukur sodetan sudah mulai berfungsi, diharapkan banjir di wilayah Polytron telah mulai surut,” jelasnya.
Penanganan di Lintas Penghubung
Selain jalur pantura timur, akhir bulan Desember 2025 akan dilakukan penanganan jalan mulai batas Losari -Jawa Barat, berlanjut Pemalang-Pekalongan, Kemudian Pekalongan-Batang.
"Selanjutnya penanganan berlanjut di Weleri Kendal, dan terakhir Semarang-Demak hingga Kudus.
Penanganan juga dilakukan di lintas penghubung Semarang-Bawen-Salatiga. Kemudian jalur pantai selatan (Pansela) dari Purworejo-Kebumen hingga perbatasan Purwokerto.