Dua Nelayan Tersambar Petir di Pulau Kondingareng, 1 Meninggal Dunia
Saat itu juga, Irwan meninggal dunia. Sementara Sangkala Dg Nambung sempat tak sadarkan diri usai tersambar petir.
Dua orang nelayan yakni Irwan dan Sangkala Dg Nambung tersambar petir di Perairan Pulau Kondingareng, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar, Rabu (3/12) kemarin. Akibat kejadian tersebut Irwan meninggal dunia, sementara Sangkala Dg Nambung luka berat.
Kepala Sub Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Pelabuhan Makassar, Aipda Adil mengatakan, kedua nelayan tersebut berangkat mencari ikan sekitar pukul 17.45 WITA. Saat berada di tengah laut, tiba-tiba cuaca berubah ekstrem.
"Keduanya memutuskan menepi ke pulau untuk menghindari cuaca ekstrem. Tapi sesaat sebelum mencapai daratan, petir menyambar perahu mereka," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (4/12).
Saat itu juga, Irwan meninggal dunia. Sementara Sangkala Dg Nambung sempat tak sadarkan diri usai tersambar petir.
“Satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka serius,” tuturnya.
Bisa Bawa Perahu Bersandar
Meski sempat tak sadarkan diri, Sangkala Dg Nambung akhirnya bisa membawa perahunya sandar di Pulau Kondingareng. Saat itu pula Sangkala mencari pertolongan warga Pulau Kondingareng.
"Korban selamat langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat. Sementara jenazah Irwan dibawa ke rumah salah satu warga atas nama Hj. Hasnia di Pulau Kodingareng," kata Adil.
Adil mengimbau para nelayan agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem saat ini. Bhabinkamtibmas Pulau Kodingareng bersama aparat setempat juga telah berkoordinasi dengan Polsek Galesong Selatan untuk penanganan lebih lanjut.