Dua jam diguyur hujan, jalan penghubung desa di Tabanan ambles
Dua jam diguyur hujan, jalan penghubung desa di Tabanan ambles. Longsoran tanah tebing sepanjang 30 meter dan kedalaman 8 meter tersebut juga mengakibatkan tiga pohon kelapa tumbang yang langsung menutup akses jalan masuk ke Perumahan Gaul Banjar Kutuh Kelod.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Tabanan membuat akses jalan di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, terputus. Putusnya jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 10 meter itu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Tabanan selama dua jam tampa henti, sejak pukul 15.00-17.15 WITA.
"Putusnya jalan sekitar jam 5 sore tadi, hujan deras tadi selama dua jam," jelas salah satu warga setempat, Minggu (19/11).
Warga pun tidak berani melintas, meskipun masih ada pinggiran jalan berupa beton yang tersisa. Namum tetap saja warga was was melintas.
Selain jalan yang putus, tampak juga pipa air PDAM yang juga ikut rusak. Air PDAM tampak mengalir sangat deras dari pipa yang putus akibat tanah yang longsor.
Humas PDAM Tabanan IB Marjaya belum bisa dikonfirmasi terkait putusnya pipa PDAM akibat putusnya jalan penghubung antara dua banjar yakni suralaga dan pangkungnyuling di desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, Tabanan tadi sore.
"Jalan yang putus berdampak pada saluran pipa kami. Salah satu pipa putus, segera kami lakukan penanganan," singkatnya.
Longsoran tanah tebing sepanjang 30 meter dan kedalaman 8 meter tersebut juga mengakibatkan tiga pohon kelapa tumbang yang langsung menutup akses jalan masuk ke Perumahan Gaul Banjar Kutuh Kelod.
Baca juga:
Angkutan barang dan truk besar dituding perparah kerusakan jalan
Pemprov Jabar sebut Rancaekek bebas banjir pada akhir 2018
Wali Kota Medan minta warga sabar, perbaikan jalan ditarget rampung akhir 2017
Soal jalan rusak, Wali Kota Medan salahkan Kemenpupera
Pesan JK ke Anies: Jangan kayak Medan itu jalan lubang-lubang
Wali Kota: Atas nama Pemkot Medan saya minta maaf
Jokowi dan JK yang dibuat gerah oleh jalan rusak di Medan