LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

DPR dan Menkes Beda Pendapat Soal AI untuk Analisis Penyakit

Menke Budi memberikan tanggapan positif terhadap usulan DPR mengenai pemanfaatan AI untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah kekurangan tenaga medis.

Jumat, 26 Jun 2026 15:44:42
ai
Menkes Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR pada Senin (8/6/2026) mengatakan soal fenomena unik para dokter di Indonesia ingin jadi spesialis. (Foto: Dok Kemenkes) (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan tanggapan terhadap usulan Wakil Ketua Komisi IX DPR Nihayatul Wafiroh mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama di daerah yang mengalami kekurangan dokter. Budi menegaskan bahwa kehadiran dokter secara langsung tetap sangat diperlukan dalam proses pelayanan kesehatan.

"Yang secara fundamental harus dijawab adalah kekurangan dokter itu terjadi terutama di daerah-daerah terpencil. Itu yang harus dijawab," ungkap Budi di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada Kamis (25/6/2026).

Menurut Budi, teknologi seperti telemedicine dan AI sebaiknya dipandang sebagai pelengkap dalam layanan kesehatan. Ia menyarankan agar pemerintah lebih memfokuskan upayanya pada penambahan jumlah dokter.

"Jangan sampai itu mengalihkan fokus kita atau perhatian kita untuk memperbanyak jumlah dokter dan mendistribusikan mereka ke daerah-daerah," tegasnya. Budi juga menekankan pentingnya kehadiran dokter secara langsung, karena mereka perlu melihat dan menyentuh pasien sebelum memberikan diagnosis.

Advertisement

"Karena dokter dan tenaga kesehatan, tenaga medis, kan mesti melihat, mesti menyentuh pasiennya juga," tuturnya.

Sebelumnya, Nihayatul Wafiroh mengajukan usulan penggunaan AI untuk membantu pelayanan kesehatan di wilayah yang kekurangan tenaga medis. Ia menyebutkan,

Advertisement
Advertisement

"Kekurangan dokter yang ada, ini kita ini sekarang sudah cukup banyak dibantu dengan adanya AI, Pak. Saya bukan orang medis, saya membayangkan mungkin sekarang ini kita banyak melihat banyak sektor yang sudah dibantu oleh AI," kata Nihayatul.

Berita Terbaru
  • Polda Metro Jaya Ajak Warga Cegah Tawuran Remaja Lewat Program Jaga Jakarta On The Spot
  • Kemenekraf dan ANRI Perkuat Tata Kelola Kearsipan Dukung Sektor Ekonomi Kreatif Nasional
  • Polda Papua Bongkar BBM Ilegal, Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah
  • Wisata Edukasi Ciliwung River Adventure Digelar Dinas SDA DKI, Ajak Warga Lestarikan Sungai
  • Strategi Xpeng Indonesia Perkuat Posisi Merek Lewat Pendekatan Gaya Hidup Premium
  • ai
  • berita update
  • konten ai
  • menkes budi gunadi sadikin
  • penyakit
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
D
Reporter Delvira Hutabarat, Ahmad Apriyono
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.