Dokter: Luka di kemaluan RI bisa disebabkan benda tumpul
Dokter Hesty mengatakan RI hingga saat ini masih dalam kondisi kritis.
Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan belum dapat memastikan jika RI (11), siswi sekolah dasar itu merupakan korban pemerkosaan. Menurut Direktur Medik dan Keperawatan RUSP Persahabatan dr Tri Hesty Widyastoety, hal ini harus dibuktikan dengan melakukan visum.
"Lukanya bisa saja akibat benda tumpul juga," ujar Hesty kepada wartawan saat konferensi pers di RSUP Persahabatan ruang Griya Puspa lantai 2, Jakarta Timur, Jumat (4/1).
Namun pihak rumah sakit belum bisa menjelaskan lebih jauh karena masih fokus kepada perawatan dan pengobatan RI. "Nanti ada visum dulu dan penjelasan menunggu pihak kepolisian. Kami hanya merawat, saya menghindari kejangnya, karena kalau kejang terus dapat merusak otak juga," ujar dia.
Saat ini RI telah ditangani oleh tim dokter RSUP Persahabatan, dr Mohamad Iqbal, selaku ketua komite medik mengatakan pasien hingga saat ini masih dalam kondisi kritis. Dia pun belum bisa memastikan kapan RI dapat dikatakan lewat dari masa krisis.
"Kondisinya di atas kritis, lebih kecil dari fifty-fifty, kami minta doanya akan bisa menanganinya," ujarnya.
Remaja pelaku pemerkosaan India cuma terancam tiga tahun penjara
Pemerkosa layak dihukum mati
Usai dicekoki minuman, siswi MTs di Tegal digilir 7 pemuda
Dua kakek perkosa cucunya belasan kali
Ini pengakuan blak-blakan ayah bejat pemerkosa anak kandung
Pemerkosa RI derita kelainan seksual & suka 'jajan' wanita
Di tengah asap kemenyan, dukun cabuli gadis 24 kali
Coba perkosa anak kecil, pemuda India dipenjara lima tahun
Terdakwa pelaku pemerkosa India diduga dibunuh di penjara
4 Pelajar SMP perkosa adik kelas secara bergiliran