LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dituduh informan polisi, tukang cuci baju diserang bandar sabu

Dewi mengaku diserang lantaran dituduh informan polisi dan mereka takut aktivitasnya terbongkar.

2014-11-20 13:55:27
Kasus Narkoba
Advertisement

Tak terima dua kali diserang, Dewi Anita (42), yang berprofesi sebagai tukang cuci pakaian, melaporkan tiga orang tetangganya berinisial AN, JN, dan LW ke SPKT Polresta Palembang. Ketiga terlapor diketahui pengedar narkoba di kampung mereka di Jalan Ki Gede Ing Suro, Lorong Serengam 1, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.

Kepada petugas, Dewi mengaku diserang lantaran dituduh informan polisi dan mereka takut aktivitasnya terbongkar. Namun, dia tidak mengerti alasan dituduh seperti itu. Sebab, sehari-hari dia hanya bekerja sebagai tukang cuci pakaian dan tidak ambil pusing dengan perbuatan terlapor.

"Aku bingung kenapa sampai dituduh seperti itu. Memang orang-orang sudah tahu kalau mereka itu jual narkoba, tapi aku cuma diam saja, yang penting ada pakaian mau dicuci," ungkap Dewi, Kamis (20/11).

Diceritakannya, penyerangan pertama kali terjadi pada Jumat (14/11) siang. Saat itu salah satu terlapor, AN, mendatangi rumahnya sambil membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau. Pisau tersebut diacung-acungkan pada pelapor.

"Dia nunjukkan ineks sama sabu depan saya sambil bilang laporkanlah sama polisi," beber Dewi.

Setelah dipisah tetangga, Dewi langsung melapor ke ketua RT setempat. Namun ketua RT-nya angkat tangan karena An memang sering buat ulah. Dia pun menahan diri untuk melapor ke polisi.

Dua hari kemudian, Minggu (16/11), An kembali mendatangi rumahnya. Kali ini dia membawa dua temannya, JN dan LW. Salah satu dari mereka membawa senjata api (senpi).

"Kaca rumah saya sempat dipecahkan waktu penyerangan kedua. Saya minta mereka ditangkap karena sudah mengganggu kehidupan saya," harapnya.

Kepala SPKT Polresta Palembang Aiptu Susilo membenarkan laporan korban tertera dalam LP/B-2952/XI/2014 Sumsel/Resta. "Laporan sudah kita terima dan akan segera diproses," tukasnya.

Baca juga:
Ngaku masih sayang Dodi pukul dan ceburkan istri ke sumur
Gara-gara motor mantan pacar tega bakar kekasih hingga cacat
Mau dilaporkan ke polisi, pemuda ini bakar mantan pacar
Kejamnya Dodi, palu kepala istri lalu ceburkan bayi ke sumur
Diancam leher dipotong ayah, Nurul kabur dari rumah
Pecinta alam SMA 3 tewas saat ospek, senior divonis 1 tahun bui

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.