Ngaku masih sayang Dodi pukul dan ceburkan istri ke sumur
Merdeka.com - Dodi (30) suami yang tega memukul kepala istrinya dengan palu dan memasukkan istri beserta anaknya yang masih bayi ke dalam sumur. Mengaku tega melakukannya karena kesal, sang istri keluar rumah terlalu lama dan saat ditanya marah-marah.
"Dianya pulang maghrib, sayanya nanya dianya marah–marah pak. saya kesal dan saya bilang, nanti saya pukul pakai palu kamu," ujar Dodi saat berada di ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Serang.
Dodi mengaku masih sangat menyayangi istrinya, dan membantah bahwa dirinya memasukkan istrinya ke dalam sumur setelah memukulnya dengan palu.
"Masih sayang. Dia yang ingin masuk sumur. Dia bilang kalo abang ga sayang saya masuk sumur aja. Dia langsung masuk dan langsung saya angkat lagi," kata Dodi.
Diberitakan sebelumnya, Dengan alasan kesal Dodi (30) palu kepala istri dan memasukkannya ke dalam sumur beserta sang anak yang masih berumur 9 bulan. Akibat perbuatannya sang istri mengalami luka parah pada bagian kepala, dan setelah buron kini pelaku telah diamankan oleh satreskrim Polres Serang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Peristiwa kekerasan itu terjadi selepas maghrib sekitar pukul 19.00 WIB pada Sabtu (27/9). Saat itu, korban yang merupakan warga Kampung Kebon Baru, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, pulang dari mengantar sayur ke rumah mantan majikan kedua orangtuanya.
Akibat sang istri dianggap terlalu lama keluar rumah, diduga hal itu membuat Dodi marah, pasangan suami istri tersebut langsung terlibat adu mulut. Dodi yang kesal langsung memukul kepala sang istri dengan palu sebanyak lima kali sehingga mengalami luka parah pada bagian kepala.
Tidak sampai disitu, Dodi yang kesal langsung membawa korban ke sumur air yang berada di belakang rumah. Korban yang tengah menggendong bayinya dimasukkan ke dalam sumur dengan posisi kepala di bawah. Dan pelaku menutup sumur dengan sebuah karpet. Setelah emosi pelaku meredam, Dodi kembali mengangkat sang istri dari dalam sumur, dan meminta maaf pada sang istri.
"Alasannya sesuai pemeriksaan karena mereka cekcok. Karena istrinya pulang agak larut maghrib, dan saat ditanya istrinya marah. Pelaku emosi langsung memukul kepala istrinya dengan palu," ujar ujar Kasat reskrim Polres Serang AKP Arrizal Samelino, Selasa (18/11).
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya