LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Diskusi Budiman, Nusron dan Sudaryono Berujung Ricuh, Ini Penjelasan Mahasiswa UGM

Pasca kejadian ini mahasiswa UGM memberikan penjelasan soal kejadian tersebut. Mahasiswa UGM menilai jika aksi demonstrasi di tengah diskusi.

Kamis, 18 Jun 2026 08:37:20
ugm
Diskusi Budiman, Nusron dan Sudaryono Berujung Ricuh, Ini Penjelasan Mahasiswa UGM (merdeka.com)
Advertisement

Aksi protes mewarnai jalannya diskusi publik yang digelar di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM pada Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan yang menghadirkan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Kepala BP Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko itu berujung dibubarkan setelah muncul penolakan dari sejumlah peserta yang menyampaikan protes di lokasi acara.

Pasca kejadian ini mahasiswa UGM memberikan penjelasan soal kejadian tersebut. Mahasiswa UGM menilai jika aksi demonstrasi di tengah diskusi itu merupakan aksi kolektif dan dipicu oleh ketidakpuasan akan kinerja pemerintah saat ini.

Hal ini disampaikan mahasiswa UGM dalam pernyataan sikapnya di Balairung UGM pada Rabu (17/6/2026).

Keberpihakan Terhadap Rakyat

Perwakilan mahasiswa UGM, Mesa mengatakan dalam konteks demokrasi, diskusi seharusnya tidak diadakan di ruang politik yang dikondisikan penguasa. Diskusi, lanjut Mesa, harus berada di ruang yang berdasar pada asas kesamaan kepentingan serta keberpihakan terhadap rakyat.

Advertisement

"Maka dari itu, insting pertama kami adalah membawa para pejabat negara itu ke jalan; ke ruang yang tidak dikondisikan penguasa, lantas menanyakan keberpihakan mereka," ucap Mesa.

Mesa menilai dari berbagai fakta yang sudah terlihat jelas, jawaban yang berikan menunjukkan ketidakberpihakan para pejabat yang hadir di diskusi ini pada rakyat.

Advertisement

"Alih-alih mengakui kesalahan, mereka justru meminta salah satu massa aksi untuk melihat secara langsung kondisi di Papua. Kami tidak menginginkan kondisi di Papua hanya dilihat oleh segelintir orang dari kami saja," tegas Mesa.

Memberikan Beberapa

Dalam pernyataannya, mahasiswa UGM juga memberikan beberapa tuntutan kepada pemerintah yakni.

1. Membebaskan seluruh tahanan politik dan memberikan amnesti pada kawan-kawan yang dikriminalisasi

2. Tidak lagi membatasi demonstrasi seperti yang terjadi dengan mahasiswa UI di bundaran HI

3. Menarik militer dari ruang sipil dan mencabut UU TNI dan UU POLRI.

Advertisement

4. Menghentikan kriminalisasi aktivis.

Berita Terbaru
  • Diskusi Budiman, Nusron dan Sudaryono Berujung Ricuh, Ini Penjelasan Mahasiswa UGM
  • Tak Ingin Anak Muda Investasi karena Ikut-ikutan, IPOT Gandeng Kapolda Jateng Cup 2026 untuk Perluas Literasi
  • Mahasiswa Unair Viral Mesum di Ruang Kelas, Kampus Turun Tangan Selidiki
  • Kaskoopsudnas Tinjau Kesiapan Sarpras Lanud Haluoleo Kendari
  • Rusia Undang Lagi Sineas Indonesia Berpartisipasi di Open Eurasian Film Award
  • berita kontributor
  • berita update
  • regional
  • ugm
Artikel ini ditulis oleh
Editor Endang Saputra
P
Reporter Purnomo Edi
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.