Disiram kotoran binatang pun, Thamrin tak akan melawan preman
"Saya tidak akan membalas kekerasan preman, dengan kekerasan yang sama," kata Thamrin.
Sosiolog Universitas Indonesia (UI), Thamrin Tomagola memilih tidak membesar-besarkan masalah dengan Juru Bicara FPI Munarman. Ia juga tidak akan melaporkan Munarman ke polisi.
"Saya tidak akan membalas kekerasan preman, dengan kekerasan yang sama. Kalau saya lawan, sama saja saya juga preman," ujar Thamrin saat ditemui di Terminal 2F, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (28/6) siang.
Thamrin mengatakan, jangankan disiram air, dilempar kotoran binatang pun dirinya tak akan melawan. Menurutnya, sebagai seorang muslim harus meneladani akhlak Rosulullah.
"Kita memang manusia biasa, barang kali jarang. Tetapi saya mencoba mengikuti. Saya tidak akan membalas, kalau dibalas saya sama saja dengan preman. Saya masih mengedepankan fungsi dari acara dialog yang digelar di TVOne," ujarnya.
Thamrin mengakui, banyak rekannya menyarankan agar kasus ini dilaporkan ke polisi. Setelah berpikir panjang, ia akhirnya tidak melaporkan Munarman ke polisi.
"Dalam dalam acara tersebut seluruh aspirasi dari unsur masyarakat dikemukakan. Adu argumen, bukan adu jotos. Saya tak akan laporkan ke polisi, karena di situ juga kan ada Pak Boy Juru bicara dari Mabes Polri. Saya ini sudah tahu tabiat dia (Munarman) yang mengeras dan membatu. Memang banyak yang menyarankan saya agar itu dilaporkan, tujuannya biar tahu rasa dia, saya kira tak ada manfaatnya," ujarnya.
Baca juga:
4 Cerita kontroversi Munarman
Bubarkan FPI ramai di Twitter
Ketua Pansus RUU Ormas: Tindakan Munarman masuk kekerasan Ormas
Munarman siram teh ke Thamrin, bukti FPI tak siap berdemokrasi
Ogah layani preman, Thamrin batal polisikan Jubir FPI Munarman