LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dirampas perhiasannya, siswi SD di Gunungkidul nyaris jadi korban penculikan

"Dari cerita cucu saya, mobil yang menculik berwarna putih. Serta ada tiga orang laki-laki di dalamnya. Satu menyopir mobil, satu mengangkat cucu saya dan satu lagi mengambil perhiasan," urai Bambang.

2018-04-04 23:05:00
Penculikan
Advertisement

SDA, siswi SD di Gunungkidul, DIY berinisial hampir menjadi sasaran penculikan. Bocah 10 tahun itu nyaris diculik oleh orang tak dikenal pada Senin (2/4) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kakek korban, Bambang Ibnu, menceritakan cucunya nyaris menjadi korban penculikan saat akan berangkat ke sekolah. Saat itu, kata Bambang, cucunya sudah berangkat ke sekolah tetapi kembali lagi ke rumah karena ada bukunya yang tertinggal.

"Saat sedang perjalanan kembali ke rumah, dari arah berlawanan datang sebuah mobil. Mobil itu berisi 3 orang dan membawa lari cucu saya. Perhiasan cucu saya diambil," ujar Bambang, Rabu (4/4).

Advertisement

Bambang menerangkan usai diambil perhiasannya, cucunya kemudian diturunkan di jalan. Perhiasan yang diambil, sambung Bambang, adalah cincin dan anting yang bernilai ratusan ribu.

"Dari cerita cucu saya, mobil yang menculik berwarna putih. Serta ada tiga orang laki-laki di dalamnya. Satu menyopir mobil, satu mengangkat cucu saya dan satu lagi mengambil perhiasan," urai Bambang.

Kini SDA mengalami trauma dan tak mau bercerita banyak tentang peristiwa tersebut. Pihak keluarga memilih tidak melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian takut jika cucunya justru semakin trauma.

Advertisement

"Biasanya ceria tapi setelah peristiwa itu, jadi pendiam. Tidak ada niat untuk melaporkan saya khawatir cucu saya semakin trauma," ucap Bambang.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Ngadino mengatakan pihak kepolisian belum menerima laporan terkait kasus tersebut. Namun pihak kepolisian akan tetap melakukan tindakan penyelidikan terkait kasus ini.

"Kami tetap lakukan penyelidikan. Diharapkan para orang tua juga melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya. Selain itu lebih baik tidak menggunakan perhiasan berlebihan," tutup Ngadino.

Baca juga:
Polda Metro Jaya selidiki penyekapan anak di Hotel Le Meridien
Polisi amankan paket selebaran culik ulama di Depok
Korban penculikan penipu modus mualaf kembali ke keluarga
Culik anak sendiri, Jorge dan teman wanitanya dideportasi ke Argentina
30 Persen saraf berfungsi, penculik bocah Argentina batal diamputasi
Orangtua di Australia dibuat resah dengan munculnya petugas sosial palsu
Ogah balik ke Argentina, penculik Alum sayat urat nadi hingga nyaris putus

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.