Dinkes Kota Tangerang Belum Temukan Kasus Covid-19 Varian Delta
Menurutnya, varian Delta Covid-19 bisa memperburuk kekebalan tubuh seseorang, jika virus tersebut, telah berada pada orang itu
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengaku belum mendapatkan adanya laporan kasus varian delta, yang terjadi di wilayah kota Tangerang. Meski begitu, pihak Dinkes terus memperbaharui pengiriman sampel Genome Sequencing, guna mengetahui adanya varian tersebut, dari sampel kasus yang ada.
"Kita sudah mengirim genome sequencing untuk sample yang kita anggap adalah sample di luar varian yang Alfa," kata Kepala Dinkes Tangerang, Liza Puspadewi dikonfirmasi, Kamis (24/6).
Dia menerangkan, pengambilan dan pemberian sampel untuk mengetahui adanya varian baru di luar varian Covid Alfa itu, dilakukan dengan kriteria tertentu.
"Genome Sequencing memang dipilih. Seperti dia sudah dua kali vaksin, terus CT nya rendah itukan aneh," jelas Liza.
Menurutnya, varian Delta Covid-19 bisa memperburuk kekebalan tubuh seseorang, jika virus tersebut, telah berada pada orang itu
"Kalau delta bisa menurunkan kekebalan sampe 20 persen," ujar dia.
Lebih rinci Liza menerangkan, Dinkes Kota Tangerang telah kembali mengirimkan sampel Genome Sequencing, diduga diluar varian Alfa. Namun, sampai saat ini hasilnya masih belum diterima.
"Kita pernah masukin di Januari, enggak ada. Kita masukin Maret engga ada, tapi engga tahu sekarang, karena hasilnya belum keluar," tutupnya.
Baca juga:
Ridwan Kamil Umumkan Jabar Pekan Ini Tak Ada Zona Merah Covid-19
Satgas Sebut Indonesia Hampir Memasuki Puncak Gelombang Dua Covid-19
Dahulukan Pasien Covid-19 Bergejala Berat dan Sedang untuk Dirawat di Rumah Sakit
Gawat, Tempat Tidur Isolasi di Bekasi Tersisa 9 Persen
Satgas Covid-19: Bijak Melihat Angka Positivity Rate
Imbauan Pengelola KRL ke Pengguna di Tengah Ledakan Kasus Covid-19
Kemenkes Jadikan Tiga Rumah Sakit Khusus Tangani Pasien Covid-19 di Jakarta