Dinas Pangan Karawang Tidak Temukan Penjualan Daging Babi Mirip Daging Sapi
Menurut dia, untuk membedakan daging babi dan daging sapi, masyarakat sebenarnya bisa melihat secara kasat mata meski telah direkayasa menggunakan pewarna dan boraks.
Dinas Pangan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan tidak ada indikasi penjualan daging babi mirip daging sapi di pasar-pasar tradisional sekitar Karawang.
Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Dinas Pangan Iip Gipari mengatakan pihaknya sudah melakukan pengecekan di sejumlah pasar tradisional.
Hal tersebut dilakukan karena sebelumnya terungkap kasus daging yang dibuat mirip dengan daging sapi dijual secara bebas di pasaran.
Ia mengatakan sesuai dengan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan indikasi adanya penjualan yang mengarah terhadap penipuan penjualan daging sapi.
Menurut dia, untuk membedakan daging babi dan daging sapi, masyarakat sebenarnya bisa melihat secara kasat mata meski telah direkayasa menggunakan pewarna dan boraks.
"Daging sapi lebih kaku serta kenyal, kalau daging babi lebih lembek dan lunak," kata dia dilansir Antara, Jumat (15/5).
Daging babi warnanya lebih pucat, sedangkan daging sapi warnanya lebih merah. Serat daging sapi memiliki terlihat padat dengan garis serat yang jelas. Sedangkan serat pada daging sapi terlihat lebih kasar dan saling rapat.
Baca juga:
Cara Membedakan Daging Sapi dan Babi, Jangan Sampai Salah Beli
Ramai Daging Sapi Palsu, Pemkot Bandung Ajak Masyarakat Kenali Perbedaanya
Tipu Pembeli, Ini 5 Fakta Penemuan Daging Babi di Bandung
Warga Bandung Waspada, Beredar Daging Babi Boraks Diolah Mirip Daging Sapi
Santap Daging Babi, 82 Jemaat Gereja HKBP Desa Pangkalan Siatak Keracunan