Din ungkap alasan organisasi wanita Muhammadiyah bernama Aisyiyah
"Muhammadiyah khususnya Aisyiyah harus ikut bertanggung jawab atas fakta meningkatnya angka perceraian," kata Din.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengungkap alasan nama organisasi perempuan Muhammadiyah bernama Aisyiyah. Hal itu lantaran terinspirasi sepak terjang istri Nabi Muhammad, Aisyah.
"Saya sering ditanya banyak pihak tentang kaum Muhammadiyah perempuan. Kenapa memilih nama Aisyiyah, padahal istri Nabi Muhammad itu banyak. Jawaban saya secara spontan dan sesuai dengan kemampuan, karena Aisyiyah istri nabi yang cerdas, cantik dan aktivis sosial," kata Din di gedung M Jusuf, Makassar, Senin (3/8).
Menurutnya, ciri ibu ideal yang ada di sosok Aisyah tersebut yang ingin dicontoh. Di pundak kader Aisyiyah dibebankan tugas pendidikan anak dan keluarga.
"Muhammadiyah khususnya Aisyiyah harus ikut bertanggung jawab atas fakta meningkatnya angka perceraian. Ternyata itu banyak dari gugatan istri, kaum istri sudah berani dengan suaminya," terang dia.
Bahkan, Din menilai benteng melawan hancurnya rumah tangga adalah perempuan. Maka dari itu kaum ibu harus mengutamakan kepentingan keluarga lebih dahulu.
"Saya ingin berpesan kepada Aisyiyah agar memberi kepedulian dalam pembangunan keluarga. Pendidikan anak itu lebih afdol dilakukan ibu daripada bapak. Ini menujukkan peran kaum ibu sangat sentral. Apalagi bapaknya menjadi Bang Toyib tidak pulang-pulang," pungkas dia.
Baca juga:
'Muhammadiyah tradisinya amanah jangan dicari'
Jauh dari kisruh, Din minta Muktamar Muhammadiyah jadi teladan
Buka sambutan dengan bahasa bugis, Din Syamsuddin banjir applause
Din minta Muktamar Muhammadiyah & Aisyiyah jangan sampai ricuh
Usai acara, Jokowi turun panggung salami muktamirin Muhammadiyah
Presiden Jokowi hadiri pembukaan Muktamar Muhammadiyah di Makassar
Menteri Anies: Muhammadiyah peran besar dalam pendidikan Indonesia