Dilantik Prabowo di Istana, Ternyata Kepala Daerah Tak Boleh Didampingi Ajudan
Sejak awal kedatangan di Istana, para kepala daerah terpilih pada Pilkada 2024 itu tidak didampingi ajudan seperti biasa.
Presiden Prabowo Subianto melantik 961 kepala daerah di Istana Kepresiden, Jakarta, Kamis (20/2). Uniknya, para kepala daerah ternyata tidak diperkenankan didampingi para ajudan dan stafnya masing-masing.
Pantauan di lapangan, sejak awal kedatangan di Istana, para kepala daerah terpilih pada Pilkada 2024 itu tidak didampingi ajudan seperti biasa. Mereka berjalan sendiri dengan mengenakan seragam dinas kepala daerah berwarna putih.
Keluarga dari kepala daerah pun tidak terlihat mendampingi mereka ketika tiba di Istana.
Alasan Tak Didampingi Ajudan
Menurut Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, para kepala daerah memang dilarang membawa ajudannya.
Dia menyebut, para ajudan dan staf hanya menunggu di luar Istana atau di luar Monas.
"Pelantikan ini hanya kepala daerah, pendamping istri, ya ajudan, staf tidak diperkenankan ikut ke area Istana," ujar Masinton di Istana.
"Iya di Monas, semua dibatasi di Monas," tegas Masinton.
Setelah pelantikan selesai, barulah para kepala daerah didampingi keluarganya, baik istri, suami, ataupun anak untuk berfoto.